Published On: Rab, Sep 6th, 2017

Membangun Kota Baru Harus Perhatikan Dua Hal

Share This
Tags

Jakarta, cakrabuananews.com  – Keberhasilan Jepang membangun kota baru di sekitar kota-kota besar yang telah ada, telah membantu mengurangi kepadatan penduduk di suatu wilayah, memperkecil jumlah pemukiman kumuh, dan mengatasi kemacetan lalu lintas. Namun ada dua hal yang harus diperhatikan dan sempat tidak diantisipasi di Jepang.

Menurut Special Advisor to the Prime Minister, Hiroto Izumi, saat melakukan pembangunan kota-kota baru yang berkonsep transit oriented development (TOD) di Jepang ada dua poin yang harus diperhatikan.

“Poin pertama adalah kami tidak mengantisipasi perkembangan tata ruang yang ada di sekitar kota baru tersebut. Kami hanya memberikan bobot pada penyediaan tempat tinggal bagi orang yang berangkat kerja ke pusat kota. Tetapi kami lupa menciptakan peruntukan bagi perkantoran, rekreasi dan sebagainya,” kata Izumi dalam acara Indonesia-Japan Urban Development and Housing Seminar 2017 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9), seperti dikutip beritasatu.com.

Poin kedua, lanjutnya, pihaknya lupa mengantisipasi adanya perkembangan usia masyarakat. Sehingga tidak memikirkan adanya perpindahan rumah bagi warga yang sudah berusia tua. Akibatnya, dalam waktu puluhan tahun, penghuni dari pemukiman di kawasan kota baru tersebut sudah berusia 70 tahun ke atas.

“Akhirnya, tadinya menjadi new town, sekarang menjadi kota tua. Dan saat ini, kami sedang mengupayakan revitalisasi kota-kota baru yang sudah tua tersebut,” ujarnya.

Ia berharap dua poin tersebut bisa menjadi bahan refleksi bagi pembangunan kota-kota baru di Indonesia, khususnya di Jakarta. Agar, kota baru terus berkembang dengan baik dan dapat mengurangi pergerakan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi dengan menggunakan transportasi publik.

“Memang berbagai upaya yang kami lakukan untuk menyelesaikan masalah permukiman kumuh dan penyediaan transportasi publik ada yang berhasil dan ada yang tidak sesuai dengan harapan kami. Jadi tidak hanya pengalaman baik, tetapi pengalaman pahit kami pun bisa dijadikan referensi bagi Indonesia,” tuturnya

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>