Published On: Jum, Sep 15th, 2017

4 Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan Relokasi Pengungsi Siosar Kabupaten Karo Diresmikan

Share This
Tags

Kabanjahe –Sumut. Cakrabuananews.com –  Bertempat di jambur Desa Bekerah, kawasan relokasi Pengungsi Siosar Kabupaten Karo Sumatera Utara, Kamis 14 September 2017, Pemerintah Kabupaten Karo bekerjasama dengan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meresmikan 4  Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sekaligus .

Adapun desa yang dicanangkan menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Desa Bekerah, Desa Simacem, Desa Sukameriah dan Desa Ketaren dari 3 kecamatan berbeda.

Peresmian ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Jernih Tarigan bersama  Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sumbagut Umardin Lubis, didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Medan Kota Bambang Utama, Kepala Kantor Cabang perintis BPJS Kete nagakerjaan Karo Sanco Simanullang, Kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Nasip Sianturi, Kepala Dinas  Ketenagakerjaan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah Sarjani Tarigan, Kasidatun Kejari Karo, Perwakilan BRI, BPJS Kesehatan Kabanjahe Tabor Sitompul,  Camat Kabanjahe, Camat Payung, Camat Namanteran dan sejumlah undangan lainnya di lingkungan Pemkab Karo yang ditandai dengan pengguntingan pita peresmian Desa Sadar  Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Adapun tujuan pembentukan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan agar masyarakat lebih mengenal program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga akan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja di desa.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sumbagut Umardin Lubis mengungkapkan,  penetapan Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan merupakan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi dan mensejahterahkan seluruh
pekerja dan keluarganya yang pada gilirannya akan meningkatkan produktifitas dan daya saing pekerja. Serta mendukung pembangunan dan kemandirian perekonomian nasional.

“Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, berarti melindungi diri sendiri dan keluarga dari risiko yang terjadi,” ujar  Mardin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Jernih Tarigan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dipilihnya kawasan relokasi Siosar, sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan dan merupakan pertama di Karo.

“Saya minta  agar Pimpinan SKPD melaksanakan Peraturan Bupati Karo Nomor 24 tahun 2016 tentang Kewajiban Kepesertaan Jaminan Sosial di Kabupaten Karo dan  Surat Edaran Nomor 22 Tahun 2017 tanggal 11 Juli 2017 tentang pelaksanaan BPJS,” tegas Sekda.

“Pemkab Karo sangat berterima kasih dan mendukung adanya pembentukan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan  untuk melindungi dan mensejaterahkan seluruh pekerja di desa di Kabupaten Karo.  Kami harapkan agar seluruh desa di Kabupaten Karo dapat menyelenggarakan hal serupa, sehingga masyarakat desa semakin memahami pentingnya perlindungan BPJS  Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Sekda juga menghimbau agar seluruh lapisan warga masyarakat baik petani, pedagang, tukang, pekerja lepas dan perangkat desa kiranya mendaftarkan diri dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua maupun jaminan pensiun.

Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Karo  Sanco Simanullang dalam laporannya menyampaikan BPJS Ketenagakerjaan Karo terbentuk pada Juli 2015. Sejak dibuka, telah dibayarkan Jaminan Hari Tua  sebesar Rp 5.856.168.340, Jaminan Kecelakaan Kerja : Rp 9.438.190 dan  jaminan Kematian Rp 160.800.000.

Adapun jumlah tenaga kerja yang menjadi peserta di KCP Karo adalah sebanyak 428 Perusahaan dengan Tenaga Kerja aktif 5490, Tenaga Kerja Non Aktif  4462, Total 9952 Tenaga Kerja.

Acara peresmian ini juga diisi dengan pemberian sertifikat dan penghargaan kepada desa. Pemberian secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan, santunan jaminan hari tua, santunan jaminan kematian dan bantuan sembako kepada masyarakat Siosar. Dilanjutkan penandatanganan MoU BPJS Ketenagakerjaan dengan desa dan diakhiri penggutingan pita peresmian Desa Sadar  Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Adapun penerima Kartu Peserta secara simbolis antara lain Desa Simacem Senen Sitepu, Desa Bekerah Kasman Sitepu, Desa Suka Meriah Yani Ginting,  Desa Ketaren Riswan Sembiring.  Sementara dari Non PNS antara lain  Oktaviani Sembiring, Amd  bekerja di Disnaker,  Suenta Br Sembiring mengajar di SD Negeri Relokasi Siosar. Dari kalangan keagamaan tampak dari
Gereja GBKP Relokasi Siosar diwakili Juita Br Ginting, dari pengurus Masjid Al Hikmah diwakili Nirwana Br Sitepu,  dari BPD Desa Bekerah diwakili Dasi Sitepu, Pengurus Gereja Katolik Relokasi Siosar diwakili Hemat Sitepu,  Bidan Desa Sukameriah Ita Erlitna Br Ginting. Sementara dari kalangan Petani Sukameriah Hobby Sitepu ,  Petani Simacem Rudianto Sembiring dan Petani Bekerah  Marina Br Sitepu.

Pada kesempatan tersebut turut diserahkan Jaminan Kematian secara simbolis kepada  almarhum Pendeta Iskandar Purba dari GBKP sebesar Rp  24,000,000.00  dan Almarhum Maju Karo Karo dari Hotel Internasional Sibayak Berastagi  sebesar Rp 39,500,000.00 .

Penerima Jaminan hari tua diterima Mas Aditya dari BNI sebesar  Rp 9,616,090.00  dan Rani Murni dari PT Tirta Sibayakindo sebesar Rp 42,180,300.00.

Pada akhir acara tampak Camat Kabanjahe Gelora Fajar Purba melantukan lagu yang disambut meriah tepuk tangan ratusan kaum ibu. (SS)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>