Published On: Jum, Sep 29th, 2017

Gelombang Gravitasi Terdeteksi Untuk Keempat Kalinya

Share This
Tags

Gelombang gravitasi terdeteksi oleh fasilitas detektor di AS dan Italia.
NASA

Cakrabuananews.com – Para ilmuwan kembali berhasil mendeteksi gelombang gravitasi (riak kecil dalam ruang-waktu) untuk keempat kalinya.

Rumor sebelumnya menyebutkan bahwa para ilmuwan mungkin telah mendeteksi gelombang gravitasi yang berasal dari penggabungan dua bintang neutron, yaitu inti padat bintang raksasa yang telah meledak.

Namun penemuan terbaru ini, yang laporannya dimuat dalam jurnal Physical Review Letters hari Kamis (28/7/2017), bukanlah penemuan yang mengubah pengetahuan. Penemuan kali ini, seperti tiga penemuan sebelumnya, diketahui disebabkan oleh penggabungan dua lubang hitam atau black holes.

Namun demikian, penemuan gelombang gravitasi kali ini tetap signifikan, terutama karena terjadi dengan kekuatan tambahan detektor Virgo Tingkat Lanjut yang berada di Italia.

Pada tanggal 14 Agustus tahun ini, hanya dua minggu setelah observatorium Advanced Virgo bekerja sama dengan LIGO, para ilmuwan berhasil mendeteksi getaran kecil yang terjadi akibat penggabungan dua lubang hitam yang sangat jauh, dengan ukuran 31 dan 25 kali massa matahari kita.

Kedua lubang hitam yang letaknya 1,8 miliar tahun cahaya dari Bumi itu bergabung membentuk lubang hitam baru dengan ukuran sekitar 53 kali massa matahari kita.

Penemuan ini menyusul gelombang gravitasi yang terdeteksi untuk pertama kalinya pada tahun 2015 atau 100 tahun setelah Albert Einstein mengemukakan teorinya tentang hal ini. Begitu pula ketika ditemukan lagi awal tahun ini oleh tim ilmuwan LIGO yang beranggotakan 1.000 pakar internasional.

Diterbitkan oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>