Published On: Jum, Okt 13th, 2017

Komisi VIII DPR RI Mendesak Pemerintah Agar First Travel tidak dipailitkan

Share This
Tags

Calon jemaah First Travel masih berharap bisa berangkat umrah atau dana mereka dikembalikan. Jumlah jemaah yang gagal berangkat mencapai 58.682.

Jakarta, cakrabuananews.com – Komisi VIII DPR mendesak pemerintah Indonesia tidak terburu-buru mempailitkan agen penyelenggara umroh First Travel. Sebab pemailitan perusahaan travel ini akan merugikan jamaah yang uangnya belum dikembalikan sepenuhnya.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VIII dari PKB Maman Imanul Haq, Kamis (12/10). Menurut Maman, First Travel jangan dipailitkan dulu. “Kami juga mempertanyakan mengapa izin First Travel secara cepat dicabut, mestinya dibekukan. Jadi perusahaan tetap punya tanggung jawab,” ujarnya.

“Dengan tidak dipailitkan, First Travel tetap berkewajiban memberangkatkan calon jemaah atau mengembalikan dana yang telah disetor, “kata Maman

“Calon jemaah mendesak, dan kami sepenuhnya mendukung, ada penelusuran dana di First Travel. Kalau ternyata masih ada, maka dana itu harus dikembalikan ke calon jemaah. Uang calon jemaah yang ada di First Travel sekitar Rp800 miliar,” tambahnya.

Menurut penyelidikan polisi, jumlah calon jemaah yang gagal umrah melalui First Travel tercatat 58.682 orang dengan total nilai kerugian setidaknya Rp839,11 miliar.

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>