Published On: Sel, Jan 23rd, 2018

Tolak Rekamasi, GL Pro 08, Asril Center Beserta Laskar Betawi, Galang “Koin Reklamasi” dan Tanda Tangan

Share This
Tags

Jakarta, Cakrabuananews.com – Proyek reklamasi pantai teluk Jakarta hingga saat ini masih menuai pro – kontra tanpa kita ketahui kapan persoalan tersebut menemukan titik terang yang dapat memuaskan semua pihak. Berbagai upaya terus dilakukan baik itu untuk mencegah maupun meneruskan Mega Proyek tersebut.
Arena Car Free Day (CFD) menjadi salah satu pilihan lokasi strategis Gerakan Laskar Pro 08 (GL Pro 08) dan Asril Center guna menggalang dukungan menentang proyek tersebut dengan cara menggalang tangan dan mengumpulkan coin untuk membayar ganti rugi pembatalan sertifikat pulau reklamasi kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) senilai 500 Milyar. Sesuai bincang-bincang singkat dengan sejumlah peserta dan korlap aksi, pantauan awak media di lokasi, terdapat tiga titik strategis aksi pada Ahad (21/01/2018) yaitu, Bundaran HI, Patung Kuda, serta Area Monumen Nasional.
Menurut Andi Mulya, Wakil Ketua Umum Asril Center, pihaknya mendukung penuh program Anies-Sandi menolak proyek reklamasi karena sangat merugikan rakyat kecil terutama para nelayan dan jika proyek reklamasi diteruskan maka masyarakat tidak lagi memiliki pantai.
“Kami dari Asril Center dan GL Pro tetap mendukung programnya Anies-Sandi. Mengenai reklamasi ini, harus tetap kita tolak agar tidak terjadi itu reklamasi. Alasannya kita tidak punya pantai lagi nanti. Itu orang asing bakal bercokol disana. Sudah kita ini susah kerja, ada lagi orang asing yang mencari keuntungan hidup di negara kita, buat apa ? ujar Andi Mulya, Wakil Ketua Umum Asril Centre.
Andi juga mengatakan bahwa pihaknya sudah sering melakukan aksi tolak reklamasi, namun untuk aksi galang tanda tangan dan kumpul koin, ini baru pertama kali dilakukan.
“Kami kalo aksi sudah sering yaaach, untuk tanda tangan ini baru kali ini. Program Anies tetap kita dukung, bagaimana pun Anies dan Sandi tetap mendukung apa yang diharapkan masyarakat DKI sendiri”. Imbuh Andi
Lebih lanjut, Andi mengajak seluruh warga Jakarta untuk menolak proyek reklamasi dan mendukung kinerja pemerintah daerah dalam mengupayakan dihentikannya proyek reklamasi.
“Kita sendiri pun tidak sabar, ini kan belum seratus hari Anies-Sandi iya kaan ?  marilah kita dukunglah, kita lihatlah kinerja mereka dulu, jadi jangan sampai apa, yang penting reklamasi itu,saya dukung, kami mendukung bagaimanapun dibatalkan”. pungkas Andi
Salah seorang peserta Aksi, perwakilan Asril Center bernama Syahrial, mengatakan bahwa proyek reklamasi mencemarkan lingkungan,merusak biota laut,dan mengikis penghasilan para nelayan untuk itu dia bersama rekan-rekan hadir sebagai bentuk dukungan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menolak proyek reklamasi.
“Kami mendukung kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta,Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk membatalkan proyek reklamasi. Untuk itulah kami sebagai relawan Prabowo yang tergabung dalam Asril Center menggelar spanduk untuk ditanda tangani oleh warga DKI yang setuju mendukung aksi ini”. Pungkasnya.
Sementara itu, Jahendar S.Kom, Wakil Ketua Umum GL Pro 08 mengatakan bahwa GL Pro 08 dan Asril Center menolak keras diteruskannya proyek reklamasi dan berharap kelak proyek tersebut dibatalkan demi kepentingan masyarakat. Ekspresi penolakan itu diwujudkan dalam bentuk aksi di tiga titik arena CFD.
“Tiga titik, Pertama kita di Patung Kuda, di Monas ada, dibundaran H.I”. kata Jahendar
“Kita sebagai tim dari Asril Center dan GL  Pro terutama, kita sangat menolak sekali dengan adanya reklamasi, ini merugikan para masyarakat terutama masyarakat yang ada di pantai. Harapan saya kedepan kalo bisa reklamasi ini dibatalkan aza. Pak Gubernur sendiri dan Pak Sandi sangat menolak”. Ujar Jahendar
Lebih lanjut, Jahendar mengungkapkan ide awal menggalang tanda tangan dan kumpul koin tersebut merupakan buah pemikiran yang tercetus dalam pertemuan membahas bagaimana menghentikan proyek reklamasi yang sampai belum mencapai titik temu.
“Idenya begini, Kita – kita kemarin berkumpul, kita adakanlah ide untuk pengumpulan ini. Idenya dari kita-kita sendiri, antara GL Pro dan Asril Centre agar bagaimana reklamasi ini tidak jadi”. Ungkap Jahendar
Laskar Betawi juga hadir memberikan dukungan dan partisipasi dalam aksi yang diprakarsai oleh GL Pro 08 dan Asril Center. Menurut Abdul Rahman,Sekjen Laskar Betawi, intinya Laskar Betawi siap mengawal dan mendukung setiap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terutama kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.
“Intinya, Laskar Betawi siap menjadi “Benper” Pemprov DKI dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil yang sifatnya mendukung rakyat kecil”. Papar Rahman
Berkenaan dengan proyek reklamasi, meskipun harus membayar Lima Ratus Milyar untuk membatalkan sertifikat reklamasi, Laskar Betawi yakin Pemprov DKI sanggup membayar dan Laskar Betawi siap mendukung serta melaksanakan kebijakan tersebut.
“Laskar Betawi ini tetap mengawal apa yang dilakukan bang Anies sebagai Gubernur kita dalam hal membatalkan reklamasi ini. Apapun yang dilakukan Gubernur kita yang rencana membatalkan sertifikat dan dikenakan denda Lima Ratus Milyar, Pemprov DKI siap untuk melaksanakan hal itu dan Laskar Betawi siap memback up itu”. Pungkas Abdul Rahman Sekjen Laskar Betawi disela-sela aksi damai. (yameen)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>