Published On: Ming, Feb 4th, 2018

Ketua BEM UI Memberikan Kartu Kuning ke Jokowi Bukan Bentuk Penghinaan

Share This
Tags

Ketua Badan Eksekutif Universitas Indonesia (BEM UI) Zaadit Taqwa. (Foto/Koran SINDO)

Jakarta, Cakrabuananews – Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa memberikan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara Dies Natalis Ke-68 UI di Balairung, Depok, Jumat 2 Februari 2018, dinilai bukan suatu penghinaan terhadap negara.

“Kita hidup di zaman demokrasi, kalau mengkritik Presiden, maka dikategorikan menghina negara, lantas apa bedanya dengan zaman feodal dulu,” ujar Direktur Lingkaran Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti seperti dikutip sindo.com, Sabtu (3/2/2018)

Maka itu menurut dia, sikap Zaadit Taqwa memberikan kartu kuning tersebut tidak boleh diproses hukum hanya karena memberikan kartu kuning kepada Presiden Jokowi. “Ya, kalau Ketua BEM UI diproses karena itu, tidak benar,” paparnya.

Menurut dia, langkah pengusiran Zaadit Taqwa oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dari lokasi acara sudah cukup. “Tapi, kalau sampai dipidana, sangat tidak beralasan,” ucapnya.

Diketahui, video Zaadit Taqwa memberikan kartu kuning saat Presiden Jokowi pidato di acara Dies Natalis Ke-68 UI di Balairung, Depok, kemarin viral. Ada sejumlah pihak yang menyayangkan, ada pula yang mendukung aksi nekat Zaadit Taqwa tersebut.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>