Published On: Sel, Jul 24th, 2018

Diperlakukan Rasialis, Mesut Oezil Mundur dari Timnas Jerman

Share This
Tags

Ozil (tengah) berfoto bersama presiden Turki. “Saya orang Jerman ketika kami menang, namun dikatakan imigran ketika kami kalah,” kata Ozil.

Berlin , Cakrabuananews –  Mesut Ozil yang juga bermain di Liga Premier Inggris dengan klub Arsenal memutuskan pengunduran dirinya dari tim nasional Jerman, Ahad (22/7/2018

“Dengan berat hati dan melalui sejumlah pertimbangan, saya tak lagi mau mengenakan kostum timnas Jerman,” kata Mesut Oezil dalam surat terbuka yang diunggah via media sosial pribadinya, Ahad (22/7/2018).

Sejumlah kekecewaan yang didapatkannya dalam beberapa bulan terakhir menjadi dasar putusan Oezil mundur dari sepak bola internasional. Hal paling disorot Oezil adalah sikap Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel.

“Setelah foto bersama Presiden (Recep Tayyip) Erdogan muncul, Pelatih (timnas Jerman) Joachim Loew meminta saya mengurangi waktu libur dan langsung ke Berlin untuk memberikan pernyataan soal kejadian tersebut,” tulis Oezil.

Setelah foto tersebut, sejumlah politikus Jerman mempertanyakan loyalitas Mesut Oezil dan Ilkay Guendogan—yang juga berfoto bersama—terhadap nilai-nilai demokrasi. Apalagi, Pemerintah Jerman kerap mengkritik kebijakan Erdogan.

Penampilan buruk timnas Jerman di Piala Dunia 2018 semakin membuat posisi Oezil terpojok. Performa labilnya membuat dia jadi kambing hitam kegagalan Jerman di fase grup, prestasi terburuk negara tersebut sejak Piala Dunia 1938.

“Perlakuan dari DFB dan pihak lain telah membuat saya memutuskan untuk tidak lagi ingin berkostum timnas Jerman,” tutur Oezil.

Dia menambahkan, “Putusan ini sangat berat, tetapi saya mendapatkan perlakuan rasialis dan diskriminasi.”

Ozil yang ikut berlaga pada Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia bersama dengan reklannya di timnas Jerman Ilkay Gundogan dan pemain Liga Premier Inggris Cenk Tosun bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan di London dalam acara malam bantuan dan pendidikan pada bulan Mei lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Ozil menghadiahkan seragam timnya dan berfoto bersama Presiden Erdogan.

Ozil dan Gundogan mendapatkan banyak kritik dan serangan rasis hingga ancaman kematian akibat foto tersebut dari publik Jerman. (adz)

 

 

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>