Published On: Jum, Nov 1st, 2019

Puluhan Orang Tewas Terbakar Dalam Kereta Akibat Ledakan Tabung Gas Di Pakistan

Share This
Tags

Sumber berita Al Jazeera memberitakan, setidaknya 73 orang tewas dalam kobaran api yang mematikan ketika penumpang menggunakan kompor bertenaga gas portabel untuk menyiapkan sarapan di sebuah kereta api berpenumpang di Pakistan.

Kecelakaan itu terjadi di dekat kota Liaquatpur, sekitar 150 kilometer selatan kota Multan pada hari Kamis pagi (31/Oktober).  Menteri Kereta Api Sheikh Rashid Ahmed mengatakan kepada Al Jazeera melalui telepon.

Kereta membawa penumpang dari kota Karachi di selatan ke Rawalpindi.

“Yang terluka telah dibawa ke rumah sakit, tetapi sayangnya tidak ada rumah sakit terdekat sehingga kami berusaha untuk mendapatkannya dengan helikopter ke Multan,” kata Ahmed.

Dua petugas penjaga kereta terkena dampak “penuh sesak”, tambahnya. Setiap petugas biasanya melayani sekitar 70 penumpang.

Kebakaran terjadi ketika penumpang menggunakan kompor bertenaga gas portabel untuk menyiapkan sarapan.

Gurmukh Ram, seorang pejabat rumah sakit di Liaquatpur, tempat kecelakaan itu terjadi, membenarkan jumlah korban tewas dan mengatakan 58 mayat terbakar sangat mengenaskan sehingga “tidak dapat dikenali identitasnya.

“Mereka telah dikirim ke rumah sakit Sheikh Zayed di Rahim Yar Khan sekitar 85 km ke selatan untuk pengujian DNA,” katanya.

Tujuh dari yang terluka diterbangkan ke kota Multan, sekitar 150 km ke utara, untuk perawatan di unit luka bakar khusus di sana, katanya. Banyak yang terluka dalam kondisi kritis.

“Salah satu kompor meledak, menyebabkan kebakaran dan yang lainnya ikut meledak,” kata Faisal Niaz, seorang pejabat di kantor menteri.

Ahmed mengatakan petugas pemadam kebakaran telah menyelesaikan pekerjaan mereka di lokasi kebakaran.

“Layanan kereta api telah dilanjutkan  dan pekerjaan penyelamatan telah selesai,” katanya. “Api sudah terkendali.”

Sistem kereta api yang sudah menua warisan zaman kolonialis masih digunakan  dan kecelakaan sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Keamanan pada transportasi kereta api antarkota juga lebih lemah dibanding transportasi lainnya.

“Tragedi yang bisa dihindari, tetapi sejak saya bisa mengingat saat bepergian dengan kereta api tidak ada pemeriksaan bagasi atau pembatasan yang diberlakukan,” kata Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan Shireen Mazari setelah kecelakaan itu.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>