Published On: Sen, Des 2nd, 2019

Pasukan GNA Gempur Target Haftar Di Selatan Tripoli

Share This
Tags

Pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya melancarkan serangan terhadap target Khalifa Haftar di selatan ibu kota, Tripoli.

Selama operasi tersebut, tutur Qanunu, pasukan pemerintah Libya menggempur pasukan Haftar dengan senjata berat.

Pada April, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk menguasai Tripoli dari GNA yang diakui secara internasional, tetapi mereka sejauh ini terus menghadapi kegagalan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bentrokan telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan melukai sekitar 5.500 lainnya.

Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan internasional.

Sejak itu, muncul dua poros kekuasaan yang saling bersaing di negara kaya minyak itu, satu di Libya timur, dan satu lagi yang berbasis di Tripoli.

Setidaknya lima anak tewas dan 10 lainnya cedera pada hari Ahad ketika pasukan yang setia kepada komandan militer Khalifa Haftar melancarkan serangan udara di Swani, sebuah daerah perumahan di selatan ibu kota Libya, .

Serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan pimpinan komandan militer Khalifa Haftar pada menewaskan lima anak dan melukai 10 lainnya di Libya.

Menurut Kementerian Kesehatan, pasukan Haftar menargetkan kawasan perumahan di selatan Ibu Kota Tripoli.

Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang diakui PBB juga mengumumkan bahwa sebuah pesawat milik pasukan Haftar jatuh di wilayah yang berjarak sekitar 18 mil ke arah barat daya Tripoli.

Bulan April lalu, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA yang diakui secara internasional, tetapi mereka sejauh ini terus menghadapi kegagalan.

Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan internasional. 

Muhammad Qanunu, juru bicara pasukan GNA, mengatakan lewat sebuah pernyataan tertulis bahwa lima pasukan Hafter ditahan dan tiga kendaraan bersenjata disita dalam operasi di daerah Hallatat, selatan Tripoli.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>