Published On: Jum, Des 20th, 2019

Mahathir Menelpon Raja Salman Jelaskan Kegiatan KL Summit

Share This
Tags

Sebagaimana merilis Anadolu Agency, Perdana Menteri Malaysia setuju dengan pandangan Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al-Saud untuk meminta Organisasi Kerja sama Islam (OKI) mengadakan pertemuan membahas masalah-masalah umat Islam kontemporer.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan kesepakatan ini adalah hasil pembicaraannya lewat telepon dengan raja Arab itu menjelang KTT Kuala Lumpur (KL Summit) 2019.

Dia menelepon Raja Salman untuk mengetahui alasan mengapa menolak undangan KTT.

KL Summit ini mengundang lebih dari 50 negara muslim meski hanya tiga pemimpin yang mengkonfirmasi kehadirannya.

” Raja Salman ingin menjelaskan mengapa dia tidak menghadiri KTT,” kata Mahathir kepada wartawan seperti dikutip dari New Straits Times.

Mahathir mengatakan KL Summit 2019 akan berlanjut dengan keterlibatan negara-negara yang berpartisipasi saat ini.

“Raja Salman memiliki pendapat yang berbeda dari kami. Menurut dia lebih baik jika hal-hal seperti itu dibahas dalam pertemuan OKI,” kata Mahathir.

“Tetapi kita sedang melakukan pertemuan puncak ini dengan tiga negara saja. Jadi, itulah alasannya (Raja Salman),” tambahnya.

“Dia berpendapat bahwa hal-hal seperti itu tidak boleh dibicarakan hanya di antara dua atau tiga negara. Dia mengatakan harus ada pertemuan OKI. Saya setuju dengannya,” kata Mahathir, sambil menegaskan kembali pendiriannya bahwa KL Summit diadakan tidak dimaksudkan untuk mengambil alih peran OKI.

Dia mengatakan Malaysia siap bekerja dan bekerjasama dengan negara-negara muslim lainnya, termasuk Arab Saudi ketika pertemuan OKI diselenggarakan.

Dia mengatakan meskipun Raja Salman dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Presiden Joko Widodo absen dari KTT, banyak negara muslim lainnya mengirim perwakilan ke acara tersebut.

Menurut Mahathir masalah mendesak sekarang ini Islamofobia, dan pandangan tidak adil dari yang mengaitkan agama dengan terorisme dan perlu segera ditangani.

“Muslim hari ini disiksa, dipenjara dan dibunuh. Di India, akan ada undang-undang yang akan mendiskriminasi umat Islam. Orang-orang dapat dengan mudah melakukan segala macam hal kepada Muslim karena kita lemah dan tidak mampu membela diri.”

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>