Published On: Rab, Apr 8th, 2020

Belajar Karakter Dari Para Nabi

Share This
Tags
Resensi buku Oleh : Drs. H. Ahmad Yani.

Mengkaji sejarah hidup para Nabi memberikan kepada kita rumusan yang amat berharga untuk membangun karakter diri, keluarga, umat dan bangsa. Belajar Karakter Dari Para Nabi merupakan karya ke 42 yang sederhana.

Uraian pada buku ini diambil dari Al Quran yang terkait dengan kisah para Nabi dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad saw. Misalnya dari Nabi Ayyub as kita dapati ketaatan dan ibadahnya kepada Allah swt yang terus menerus, ibadah saat kaya, miskin, sehat dan sakit. Pada Nabi Ibrahim as kita dapati kritis dalam mencari kebenaran, idealismenya berkelanjutan dari muda sampai tua, membangun suasana dialogis dalam keluarga dan banyak lagi. Pada Nabi Ismail kita dapati memiliki kesadaran sejarah sehingga ia sangat tawadhu atau rendah hati yang membuatnya tidak mengklaim diri sebagai orang yang paling baik, apalagi satu-satunya yang baik.

Dari 25 Nabi dan Rasul yang dibahas sisi karakternya dalam buku ini, tentu akan banyak kita dapati poin-poin penting untuk kehidupan kita, dan isi buku ini bagus digunakan untuk materi pengajian yang bersifat rutin. Karenanya, selain setiap orang perlu membaca buku ini, para dai sangat penting membacanya untuk memperkaya materi dakwah. Saya menjadikan buku ini sebagai modul Majelis Taklim rutin. Berikut Daftar Isinya.

Kata Pengantar Penulis       

A. Belajar Dari Nabi Adam as

  1. Belajar dan Mengajar Ilmu
    2. Mengakui Kesalahan dan Mau Taubat
    3. Memiliki Rasa Malu
    4. Mensyukuri Karunia Anak
    5. Meminta Bimbingan Syariat

B. Belajar Dari Nabi Idris as
1. Benar Dan Membenarkan
2. Derajatnya Tinggi
3. Tunduk Kepada Ayat Allah.
4. Sabar

C. Belajar Dari Nabi Nuh as
1. Mengajarkan Tauhid.
2. Sayang Pada Umatnya.
3. Meyakinkan Umatnya.
4. Sampaikan Amanah Ilahi dan Nasihat.
5. Tawakkal Kepada Allah
6. Tidak Meminta Upah Dalam Dakwah
7. Tidak Sedih Adanya Pembangkangan.
8. Sabar Atas Ejekan dan Ancaman
9. Terus Mengajak
10. Taubat Atas Kesalahan Dan Berdoa.
11. Bersyukur dan Berdoa

D. Belajar Dari Nabi Hud as
1. Utusan Terpercaya.
2. Tidak Minta Upah.
3. Memberi Peringatan.
4. Tidak Kompromi Atas Kemusyrikan.
5. Tawakkal Dalam Dakwah.

E. Belajar Dari Nabi Shaleh as
1. Menyampaikan Amanat Ilahi.
2. Memberi Nasihat.
3. Meyakinkan.

F. Belajar Dari Nabi Ibrahim as
1. Kritis Dalam Mencari Kebenaran.
2. Mencintai Kebenaran
3. Berserah Diri
4. Sikapnya Menyatu Dengan Islam.
5. Memiliki Ilmu Yang Banyak.
6. Lulus Ujian
7. Idealisme Berkelanjutan.
8. Berani Menghadapi Resiko
9. Sanggup Berkorban.
10. Mempersiapkan Generasi Penerus.
11. Baik Sangka Kepada Allah.
12. Dialog Dalam Keluarga.
13. Memiliki Ketajaman Hati
14. Menyentuh Logika.
15. Membangun dan Memakmurkan Masjid
16. Hanif
17. Berdoa dan Berharap.
18. Pandai Bersyukur
19. Ikhlas
20. Dicintai Allah
21. Berhati Lembut dan Penyantun
22. Dakwah Kepada Orang Tua

G. Belajar Dari Nabi Ismail as

  1. Memiliki Kecerdasan dan Ketajaman Hati
  2. Kematangan Berpikir
  3. Kematangan Jiwa
  4. Mendorong Pelaksanaan Perintah
    5. Sabar dan Tawadhu
    6. Memahami dan Memiliki Kesadaran Sejarah
    7. Benar Dalam Janji
    8. Dakwah Kepada Keluarganya

H. Belajar Dari Nabi Luth as
1. Menggugah
2. Siap Mental
3. Menyelamatkan Keluarga.
4. Menunjukkan Sikap.
5. Berdoa

I. Belajar Dari Nabi Ishak as

  1. Memiliki Keshalehan.
  2. Memiliki Kekuatan dan Ilmu
  3. Memiliki Jiwa Yang Suci
  4. Memiliki Akhlak Yang Tinggi.
  5. Pemimpin Yang Memberi Petunjuk.
  6. Menjadi Buah Tutur Kata Yang Baik.

J. Belajar Dari Nabi Ya’kub as
1. Komitmen Kepada Petunjuk
2. Rajin Beribadah.
3. Memiliki Tanggungjawab Sosial.
4. Sabar
5. Menekankan Kejujuran Anak
6. Mengajarkan Taqdir Allah.
7. Menahan Amarah Terhadap Anak
8. Berdoa Kepada Allah
9. Menasihati Anak
10. Mencintai Anak
11. Memaafkan Anak
12. Memiliki Ilmu Yang Tinggi
13. Mewasiatkan Agama.
14. Memastikan Aqidah Anak
15. Menjadi Buah Tutur Kata Yang Baik

K. Belajar Dari Nabi Yusuf as
1. Sabar dan Syukur Sebagai Budak.
2. Memiliki Ilmu dan Hikmah
3. Tidak Mau Berzina
4. Berlindung Kepada Allah.
5. Tidak Merusak Kepercayaan.
6. Berpaling Dari Kemaksiatan dan Kemunkaran
7. Tetap Mempertahankan Kebenaran Meski Dipenjara
8. Dakwah Di Penjara.
9. Memiliki Ilmu
10. Penegasan Ulang Kasus Hukum.
11. Pandai Menjaga Diri
12. Tidak Sombong Dengan Jabatan
13. Memaafkan Kesalahan Orang Lain.
14. Menghormati Orang Tua
15. Berdoa Agar Termasuk Orang Shaleh

L. Belajar Dari Nabi Syuaib as
1. Menasihati Umat
2. Melakukan Perbaikan
3. Sabar

M. Belajar Dari Nabi Ayyub as
1. Ikhlas Karena Allah.
2. Sabar Dalam Beribadah
3. Beradab Kepada Allah.
4. Melaksanakan Sumpah.

N. Belajar Dari Nabi Zulkifli as
1. Sabar.
2. Paling Baik.

O. Belajar Dari Nabi Musa as
1. Keberpihakan Pada Orang Tertindas
2. Taubat Atas Kesalahan
3. Tidak Mau Kerjasama Dalam Dosa.
4. Hijrah Meninggalkan Permusuhan.
5. Berdoa Kepada Allah.
6. Membantu Orang Lain.
7. Kuat Dan Dapat Dipercaya
8. Menghadapi Penguasa Yang Zalim.
9. Melawan Kesombongan.
10. Mempertegas Misi Tauhid
11. Berlindung Dari Kejahiliyahan.
12. Sabar Menghadapi Umat.
13. Tidak Berpaling Dari Keyakinan.
14. Dakwah Dengan Lemah Lembut.
15. Belajar Kepada Nabi Khidir
16. Pelita Yang Menerangi.

P. Belajar Dari Nabi Harun as
1. Kerjasama Dakwah
2. Mengembalikan Umat Ke Jalan Yang Benar
3. Mengingatkan Musa
4. Mendirikan Shalat
5. Menggembirakan Mukmin.

Q. Belajar Dari Nabi Daud as
1. Sabar.
2. Kuat Dalam Ibadah.
3. Mengecam Orang Durhaka dan Melampaui Batas
4. Memutus Perkara Secara Adil
5. Mengakui dan Menerima Kecerdasan Anak
6. Mensyukuri Kelebihan Dari Allah.
7. Sangat Taat Kepada Allah
8. Meminta Ampun Atas Kesalahan.

R. Belajar Dari Nabi Sulaiman as

  1. Menyadari Nilai Ilmu
  2. Menguasai Bahasa
  3. Membuktikan Kebenaran Informasi.
  4. Dakwah Kepada Raja.
  5. Pandai Bersyukur.
    6. Memutus Perkara Secara Adil

S. Belajar Dari Nabi Ilyas as
1. Pribadi Yang Shaleh
2. Menggugah Tentang Ketaqwaan
3. Menggugah Penyembahan

T. Belajar Dari Nabi Ilyasa as
1. Memiliki Derajat Yang Tinggi.
2. Paling Baik.

U. Belajar Dari Nabi Yunus as
1. Derajat Yang Tinggi
2. Mengakui Kesalahan
3. Banyak Berdzikir.
4. Harus Sabar Dalam Dakwah

V. Belajar Dari Nabi Zakaria as

  1. Memiliki Keshalehan
  2. Minta Tanda Dikaruniai Anak
    3. Bersegera Dalam Kebaikan.
    4. Berdoa Dengan Harap dan Cemas
    5. Khusyu Kepada Allah.

W. Belajar Dari Nabi Yahya as
1. Pribadi Yang Shaleh.
2. Kuat Berpegang Kepada Al Kitab.
3. Semangat Beragama Sejak Kecil
4. Kasih Sayang Pada Orang Lain
5. Bersih Dari Dosa dan Kemusyrikan.
6. Bertaqwa Kepada Allah
7. Berbakti Pada Orang Tua.
8. Tidak Sombong
9. Tidak Durhaka

X. Belajar Dari Nabi Isa as
1. Rajin Menuntut Ilmu.
2. Pribadi Yang Shaleh.
3. Terkemuka Di Dunia dan Akhirat
4. Dekat Kepada Allah.
5. Menegaskan Tugas.
6. Mempersiapkan Penolong Agama.
7. Bersaksi Yang Benar
8. Selalu Shalat dan Zakat
9. Melaknat Orang Durhaka dan Melampaui Batas
10. Berbakti Kepada Orang Tua.
11. Tidak Sombong
12. Tidak Celaka.
13. Berkata Benar

Y. Belajar Dari Nabi Muhammad saw
1. Shiddik
2. Amanah
3. Tabligh
4. Fathanah
5. Perhatian Terhadap Keluarga.
6. Terbuka Atas Pemikiran.
7. Menjadikan Hukum Sebagai Panglima.
8. Istiqamah.
9. Disiplin.
10. Dermawan
11. Kerjasama Dalam Dakwah
12. Rileks Dalam Dakwah
13. Lemah Lembut.
14. Minta Maaf dan Memaafkan.
15. Sabar dan Syukur
16. Menghargai Setiap Kebaikan.
17. Memberi Perhatian Pada Sahabat Muda.
18. Sangat Mencintai Umatnya
19. Komitmen Pada Masjid
20. Peduli Umat.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>