Published On: Sab, Mei 2nd, 2020

UEA Berusaha Keras Rekrut Tentara Bayaran Untuk Haftar

Share This
Tags

Laporan mengatakan kunjungan delegasi UEA ke Sudan dilakukan untuk meyakinkan para pejabat Sudan agar mengirim pasukan untuk membantu Haftar

Khartoum, CakrabuanaNews.com – Delegasi Uni Emirat Arab tiba di ibu kota Sudan, Khartoum, pada Jumat untuk membahas kemungkinan bantuan tentara untuk panglima perang Libya Khalifa Haftar di tengah laporan tentang berkurangnya jumlah pasukan.

Harian yang berbasis di London, Al-Araby Al-Jadeed, mengutip seorang anggota parlemen Libya yang dekat dengan Haftar, mengatakan bahwa kunjungan itu bertujuan untuk meyakinkan para pejabat Sudan agar mengirim tentara guna membantu Haftar.

“Kunjungan itu terjadi ketika sekutu Haftar [UEA dan Mesir] tidak mampu mengirim lebih banyak tentara bayaran untuk membantu jenderal Libya dalam pertempuran Tripoli,” tambah sumber itu.

Sumber tersebut mengatakan bahwa Haftar sedang menghadapi krisis besar karena kekurangan tentara bayaran yang bertarung dengannya melawan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang berbasis di Tripoli.

Haftar, yang mengumumkan dirinya sebagai penguasa Libya awal pekan ini, menyatakan gencatan senjata selama bulan suci Ramadhan.

Sumber itu mengatakan gencatan senjata tidak ada hubungannya dengan Ramadan, tetapi muncul ketika GNA menyebakan banyak kerugian pada milisi Haftar.

“Delegasi Emirat memberikan tekanan pada kepala Pasukan Dukungan Cepat (RSF) Sudan untuk mengirim tentara untuk mendukung Haftar,” tambah dia.

Namun, pasukan Haftar belum mematuhi gencatan senjata, terlihat dari tewasnya tiga warga sipil dalam penembakan yang dilakukan pada Jumat pagi oleh milisinya di kota Zintan, Libya barat laut.

GNA terus-menerus diserang oleh pasukan Haftar sejak April lalu, menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Pemerintah Libya meluncurkan “Operasi Badai Perdamaian” pada 26 Maret untuk menangkal serangan.

Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat persetujuan PBB dan internasional. (adz/aa)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>