Published On: Sel, Mei 19th, 2020

GNA Libya Merebut Kembali Pangkalan Udara Strategis Al-Watiya

Share This
Tags

Tripoli, CakrabuanaNews – Pengumuman oleh administrasi yang berbasis Tripoli datang setelah ofensif selama sebulan terhadap pasukan yang setia kepada Khalifa Haftar.

Pemerintah Libya yang diakui secara internasional mengatakan telah menguasai pangkalan udara strategis al-Watiya dari para pejuang yang setia kepada komandan militer Khalifa Haftar.

Juru bicara militer Mohamad Qanunu mengatakan dalam sebuah posting Twitter pada hari Senin bahwa pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang berbasis di Tripoli telah mengambil alih keseluruhan pangkalan di dekat perbatasan Tunisia.

Pengumuman oleh pemerintah GNA yang dipimpin Perdana Menteri Fayez al-Sarraj datang setelah serangan balasan selama sebulan yang telah menyatukan kekuatan pasukan sekutu untuk mengusir pasukan Haftar dari hampir keseluruhan pantai barat Libya.

Haftar melancarkan serangan pada April 2019 untuk merebut kendali Tripoli, yang mengakibatkan konflik macet yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Para pengamat mengatakan penguasaan GNA atas al-Watiya, yang terletak sekitar 25 km (16 mil) dari perbatasan Tunisia, akan memungkinkan pasukannya untuk sepenuhnya fokus pada upaya memukul mundur para pejuang Haftar di Tripoli selatan.

“Ini akan mengubah keseimbangan kekuasaan GNA. Ini merupakan kemunduran besar bagi Haftar karena merupakan benteng terakhir bagi pasukannya di Libya barat,” kata Mahmoud Abdul Wahid dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Tripoli.

“Pasukan Haftar telah melancarkan serangan udara dari pangkalan itu untuk menargetkan pasukan pemerintah di beberapa lokasi di Libya barat, terutama di medan konfrontasi di Tripoli selatan.”

Negara Afrika Utara, produsen minyak utama ini, telah terperosok dalam kekacauan sejak 2011 ketika penguasa lama Muammar Gaddafi digulingkan dalam pemberontakan yang didukung NATO.

Sekarang terpecah antara dua administrasi saingan, GNA di Tripoli dan Dewan Perwakilan yang berbasis di timur bersekutu dengan Haftar dan Tentara Nasional Libya yang bergaya sendiri. (adz/Al-Jazeera)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>