Bisnis & Keuangan (88)
Hiburan (3)
Hukum Dan Kriminal (20)
Ibukota (24)
Internasional (65)
IpTek (5)
Nasional (372)
Nusantara (101)
Olahraga (19)
Politik (4)
Regional (2)













• 29 Oktober 2009
Bangunan Rumah Tinggal 3 Lantai Izin 2 Lapis

• 28 Maret 2009
GUDANG DIDUGA TAK MILIKI IMB DI JL. PLUMPANG NO 23

• 28 Januari 2010
DINAS P2B DIMINTA COPOT KASUDIN P2B JAKARTA UTARA DAN JAKARTA BARAT


Jumat, 29 Januari 2010 - 00:01:24 WIB
Jakarta Pusat Pasang Alat Deteksi Cuaca
Diposting oleh : Administrator
Kategori: IpTek - Dibaca: 154 kali


Jakarta, KBC - Banjir di Jakarta yang telah menjadi langganan membuat Jakarta  Pusat terdorong mengantisipasinya. Selain menjaga lingkungan warga dan memelihara saluran air dan selokan maupun sungai Jakarta Pusat akan memasang alat deteksi cuaca.
Memang ini baru tahapan rencana untuk memasang alat pendeteksi cuaca dengan membangun Automatic Weather Station (AWS). Namun, mahalnya harga alat deteksi cuaca itu yang mencapai sebesar Rp 90 juta per unit tidak akan mematahkan semangat Jakarta Pusat untuk berbuat lebih baik. Pemasangan alat itu akan diprioritaskan di 4 kecamatan saja di Jakarta Pusat.

Sylviana Murni, selaku Walikota Jakarta Pusat mengatakan, stasiun cuaca otomatis ini sangat berguna mengukur butiran curah hujan dan kemungkinan datangnya banjir bisa dideteksi lebih dini, terutama pada beberapa titik yang kerap terjadi genangan air.
memprioritaskan pembangunan sistem AWS untuk 4 kecamatan rawan banjir sajalah terlebih dahulu.

"Adanya alat ini, cuaca yang akan terjadi akan dapat dengan detail terdeteksi. Sehingga dalam pergerakannya, masyarakat bisa lebih cepat dan tanggap terhadap informasi banjir, sehingga tepat dan akurat dalam menanggulangi bencana banjir yang  terjadi," ujarnya,

Sylvi menegaskan, rencana anggaran untuk pembelian pengadaan AWS akan dimasukkan dalam anggaran perubahan mendatang. Untuk penempatannya, Sylvi menambahkann skala prioritas adalah empat kecamatan yang selama ini memang rawan banjir, yaitu Kemayoran, Cempaka Putih, Tanahabang dan Gambir.
"Kalau saya berharap alat tersebut bisa ada di delapan kecamatan, tapi mengingat harganya sangat mahal, kita prioritaskan di empat kecamatan dulu," katanya.

Menurut Silvi pihaknya telah menginstruksikan kepada jajaran camat dan lurah untuk berhubungan langsung dengan BMKG melalui pesan singkat atau SMS. Nantinya setiap camat maupun lurah akan menerima update prakiraan cuaca. "Saya hampir yakin program ini akan dapat tanggapan positif dari Pak Gubernur," tandasnya.

Sebelumnya BMKG sendiri telah memasang 12 alat AWS di seluruh Indonesia untuk memperkirakan perubahan iklim dan cuaca skala nasional maupun lokal. Khusus untuk memantau cuaca wilayah Jakarta Pusat, satu alat AWS telah terpasang di kantor BMKG Kemayoran. (Dan)




1 Komentar :

sari
29 Januari 2010 - 00:35:07 WIB

Tangkap aja pejabatnya, Kasudin, Kasinya yang bagian gedung dan perlengkapan sekolah itu, enak aja dia nyantai2, ga ada tanggung jawabnya, dasar malingggg.....
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



/ /


Maret, 2010
MSSR KJS
 123456
78910111213
1415161718 1920
21222324252627
28293031   





Skandal Bank Cantury Bisa Memakzulkan Presiden SBY?

Tidak Tahu
Ya
Ragu
tidak

Lihat Hasil Poling





1