Bisnis & Keuangan (88)
Hiburan (3)
Hukum Dan Kriminal (20)
Ibukota (24)
Internasional (65)
IpTek (5)
Nasional (372)
Nusantara (101)
Olahraga (19)
Politik (4)
Regional (2)













• 29 Oktober 2009
Bangunan Rumah Tinggal 3 Lantai Izin 2 Lapis

• 28 Maret 2009
GUDANG DIDUGA TAK MILIKI IMB DI JL. PLUMPANG NO 23

• 28 Januari 2010
DINAS P2B DIMINTA COPOT KASUDIN P2B JAKARTA UTARA DAN JAKARTA BARAT


Senin, 08 Februari 2010 - 15:15:30 WIB
BNN: ENAM PERSEN SISWA SMP PERNAH PAKAI NARKOBA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 19 kali


Jakarta, KBC - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere mengatakan, enam persen siswa yang diduduk di bangku SMP di Indonesia pernah memakai narkoba.


"Angka penyalahgunaan narkotika ini tidak membedakan antara mereka yang ada di ibu kota provinsi maupun kabupaten," katanya di Jakarta, Senin.


Gories menyatakan hal itu saat dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Konsultan Ahli BNN, Joko Satriyo dalam acara pemberdayaan kader antinarkoba di lingkungan SMP.


Gories Mere mengatakan BNN mengetahui adanya narkoba yang di kalangan SMP itu setelah mengadakan survei pada tahun 2006 bekerja sama dengan Universitas Indonesia.


"Hasil survei menunjukkan bahwa pelajar dan mahasiswa tidak bebas dari risiko penyalahgunaan narkoba," katanya.


Ia mengatakan, selama tahun 2009 , BNN mencatat ada sekitar 100 pelajar SMP yang memakai narkoba.


" Jumlah pemakai narkoba akan naik seiring dengan naiknya jenjang pendidikan," kata mantan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri ini.


Bila jumlah pelajar yang pernah memakai narkoba sebanyak enam persen maka jumlah mahasiswa yang pernah memakai telah mencapai 12 persen.


Menurut Gories, peran aktif dari guru, pengurus OSIS dan komite sekolah sangat menentukan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.


Secara psikologis, kalangan guru, pengurus OSIS dan komite sekolah dapat memberikan pengaruh kuat terhadap para pelajar yang terlanjur menjadi korban penyalahgunaan narkoba, katanya.


Sementara itu, Kepala Seksi Kesiswaan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Barmenggano, mengatakan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, maka ada sekolah di DKI yang sudah mengadakan tes urine.


"Namun tes urine hanya dilakukan sesekali saja dan tidak secara rutin," ujarnya.


Soal jumlah siswa yang pernah penyalahgunaan narkoba, Marenggano mengaku bahwa hingga kini Dinas Pendidikan tidak memiliki data soal korban penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa.(ns/ant)



0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



/ /


Maret, 2010
MSSR KJS
 123456
78910111213
1415161718 1920
21222324252627
28293031   





Skandal Bank Cantury Bisa Memakzulkan Presiden SBY?

Tidak Tahu
Ya
Ragu
tidak

Lihat Hasil Poling





1