Rabu,2008-07-30, 09:52:32 WIB
ANWAR IBRAHIM MENUNTUT AGAR KEPOLISIAN CABUT TUDUHAN SODOMI
Kuala Lumpur, KBC – Bekas timbalan perdanan menteri dan pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menuntut agar pihak kepolisian mencabut tuduhan sodomi terhadap dirinya, dengan mengatakan laporan medis membuktikan bahwa dia tidak bersalah. Anwar Ibrahim, kepada wartawan kemarin mengatakan bahwa tidak ada bukti pemeriksaan medis terhadap bekas staffnya yang menunjukan dia disodomi. Anwar mengatakan tuduhan itu bohong, dan persekongkolan dengan orang-orang yang berkuasa untuk mencemarkan nama baiknya. Para pejabat rumahsakit dan pihak kepolisian tidak mau mengukuhkan adanya laporan medis tersebut, yang telah disebarluaskan di Internet. Anwar dipecat dari jabatannya sebagai wakil perdana menteri dan dihukum atas tuduhan sodomi dan korupsi tahun 1998. Dia menjalani enam tahun dari 15 tahun hukuman dan dilarang melakukan kegiatan politik selama lima tahun setelah dia dibebaskan. Larangan tersebut berakhir bulan April.
 
Jumat, 2009-10-16, 14:56:35 WIB
DANA PPMK DIKUCURKAN NOVEMBER MENDATANG
Jakarta, Cakrabuananews - Dana Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) tahun 2009 akan dikucurkan pada November mendatang. Dari 267 kelurahan yang ada di Jakarta, hanya 30 kelurahan yang sudah siap menerima dana PPMK dengan sistem modal dasar.
Jumat, 2009-10-16, 14:55:44 WIB
ROB ANCAM WARGA PANTAI MARUNDA
Jakarta, Cakrabuananews - Warga di kawasan pesisir pantai Marunda, tepatnya RW 07 Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara, mulai siaga mengantisipasi air pasang atau rob ke kawasan itu. Air pasang mulai memasuki kawasan permukiman warga.
Jumat, 2009-10-16, 14:54:52 WIB
Menyusul Surat Perintah Pengosongan
Jakarta, Cakrabuananews - Ratusan penghuni Rumah Susun (Rusun) Sindang di Jalan Sindang Raya, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, resah menyusul adanya surat peringatan dari Perum Perumnas selaku pengelola rumah susun untuk segera mengosongkan tempat tinggal mereka yang berada di lantai dasar.
Jumat, 2009-10-16, 13:48:42 WIB
OPERATOR BUSWAY EMPAT BULAN TUNGGAK BAYAR GAS
Jakarta, Cakrabuananews - Wakil Gubernur Prijanto mengatakan, operator busway menunggak pembayaran gas selama empat bulan sebesar Rp 4 miliar. Operator busway menunggak biaya gas ke PT Petross Gas.
 
       

CAKRABUANANEWS.COM - CAKRABUANANEWS.COM -CAKRABUANANEWS.COM
Cari Berita Lain: