![]() |
|||||||||||||||||
|
Kamis,2008-10-09, 03:25:44 WIB KEPANIKAN DI BURSA EROPA
London, KBC - Bursa saham di seluruh dunia terus anjlok, akibat ketakutan dampak berikutnya dari krisis keuangan global. Pada saat pembukaan pasar saham Eropa tercatat kerugian dramatis. Ketakutan akan terjadinya resesi ekonomi, menyebabkan para pialang menjual sahamnya dan mengakibatkan indeks harga saham berada di angka merah dan mencapai angka terendah dalam sejarah.Di lantai bursa di London, Paris dan Frankfurt merugi antara 4,2 hingga 5,9 persen. Di Amsterdam indeks AEX berada di bawah 300 poin dan mencapai angka terendah sejak 2003. Indeks AEX merosot 6,6 persen pada 289,12 poin di tengah hari. Perdagangan di lantai bursa di Moskow dihentikan setengah jam setelah pembukaan. Kekhawatiran resesi ekonomi mengakibatkan anjloknya lantai bursa di Amerika dan Asia. Lantai bursa Tokyo kembali dibuka dengan angka merah. Indeks Nikkei ditutup dengan 9200,3 poin. Itu adalah kerugian sekitar 9,4 persen. Peristiwa terakhir yang serupa, terjadi di lantai bursa Tokyo pada Senin Kelabu 1987. Lantai bursa New York anjlok. Indeks Dow Jones kehilangan 500 poin atau kerugian sekitar lima persen. Indeks teknologi Nasdaq merugi hampir enam persen. Sementara itu lantai bursa di Seoul, Hongkong, Australia merugi lebih dari lima persen. Di Jakarta, perdagangan bursa ditutup karena lantai bursa anjlok lebih dari sepuluh persen. |
|
||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||