![]() |
|||||||||||||||||
|
Senin,2008-10-27, 17:55:13 WIB WILAYAH KALI BIAN, MERAUKE KEKURANGAN GEDUNG SEKOLAH Merauke, KBC – Sejumlah warga yang bermukim di Wilayah Kali Bian, Merauke mengeluh lantaran kekurangan gedung sekolah didaerah tersebut. Akibatnya anak-anak mereka hingga kini belum mengenyam pendidikan layak seperti anak sekolah didaerah lain. Demikian dilaporkan koresponden KBC, Jerry Omona, di Merauke, Papua. Menurut warga, persoalan kekurangan gedung sekolah dan tenaga pengajar itu telah berlangsung dari dulu hingga sekarang. “Kita ini sudah kekurangan guru ditambah lagi tidak ada gedung sekolah yang dibangun disini. Saya kira ini harus diperhatikan oleh pemerintah,” ujar Palidi (60) salah satu warga Kali Bian yang ditemui minggu kamarin. Menurutnya, dengan kekurangan guru dan gedung sekolah, anak-anak berusia sekolah didaerah tersebut tidak bisa belajar dengan baik. Mereka lebih banyak bermain dihutan dan membantu orang tua untuk mencari nafkah. Dikatakannya, persoalan yang sudah berlangsung hingga puluhan tahun itu tak pernah juga dicarikan jalan keluarnya oleh pemerintah. “Di wilayah ini memang ada sekolah tapi itu jauh di kampung Domande. Jaraknya kurang lebih tujuh kilo dari Kali Bian. Sehingga tidak ada anak yang mau sekolah disana karena terlalu jauh,” ujarnya. Kali Bian sendiri memiliki kurang lebih 40 KK dengan anak usia sekolah yang berjumlah puluhan. Wilayah ini dibatasi oleh sebuah Kali yang berlebar kurang lebih 30 meter. Sehingga daerah tersebut dinamai Kali Bian. Penduduk setempat rata-rata bermata pencaharian sebagai petani. Sebelumnya, di wilayah itu pernah dibangun sebuah tempat belajar oleh pihak kemanan setempat dengan menggunakan sebuah pos polisi. Namun itu juga tidak berjalan lama. Hanya satu bulan saja. Setelah itu sampai dengan kini tidak didapati lagi tempat belajar bagi anak-anak setempat. “Dulu memang ada tempat belajar disini tapi juga hanya sekedar saja. Tidak lama. Kami juga ingin anak-anak kami ini bisa belajar dengan baik. Jadi mohon ada perhatian begitu,” kata Marthen Basikbasik, warga setempat. Dia mengharapkan adanya dukungan tidak hanya dari kalangan masyarakat lain tapi juga dinas terkait untuk sesegera mungkin menangani masalah ini. |
|
||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||