Bagikan ini:

" />
Published On: Rab, Sep 5th, 2018

KJMI Keluarkan Pernyataan Sikap Kecam Vonis Pidana 2 Jurnalis Myanmar          

Share This
Tags

Ali Dzulfiqar S.M. Noorman, Presden KJMI

Jakarta, Cakrabuananews  —  Konfederasi Jurnalis Muslim Indonesia (KJMI)  mengecam vonis pidana penjara yang diputuskan pengadilan Myanmar kepada dua jurnalis lokal, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, yang bekerja untuk Reuters,.

Presiden KJMI Ali Dzulfiqar  S.M. Noorman mengeluarkan penyataan sikap menentang putusan tersebut seraya mengatakan, “putusan itu merupakan ancaman serius bagi kebebasan pers di Myanmar. “Ini bisa menjadi preseden buruk dan kemunduran besar bagi demokrasi  di Myanmar, ujarnya.

Di bawah ini adalah pernyataan sikap KJMI atas vonis 7 tahun penjara dua jurnalis Myanmar, sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahiim

Sehubunga dengan keputusan pemerintah Myanmar melalui keputusan pengadilan negara tersebut  pada hari Senin 3 September 2018, yang menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara terhadap dua jurnalis Reuters, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, atas tuduhan memiliki dokumen-dokumen resmi secara ilegal, dengan ini Presidium Pusat Konfederasi Jurnalis Muslim Indonesia (PP KJMI) menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Putusan ini merupakan pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar terhadap dua jurnalis Reuters tersebut. Dimana, seharusnya mereka  memiliki hak kebasan menjalankan tugas, dan hak mereka untuk memperoleh berbagai informasi tanpa batas dilindungi oleh undang-undang HAM internasional.
  2. Keputusan itu merupakan ancaman serius bagi kebebasan pers di Myanmar khusunya dan Asia Tenggara umumnya. Juga preseden buruk dan kemunduran besar bagi demokrasi Myanmar.
  3. Mendesak otoritas Myanmar untuk menghormati hak kedua jurnalis tersebut dalam menjalankan profesi mereka.
  4. Menyatakan dukungan kepada kedua jurnalis tersebut dan Reuters selaku institusi bagi kedua jurnalis itu bekerja  untuk mengupayakan pembebasan keduanya secara hukum.
  5. Menyerukan pembebasa tanpa syarat untuk kedua jurnalis, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo dari jeratan hukum Myanmar.
  6. Meminta negara-negara di seluruh dunia menentang keputusan itu  dan mendesak pembasan Wa Lone dan Kyaw Soe Oo.

Demikian pernyataan sikap kami, ini dibuat agar diperhatikan dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

Rabu, 6 September 2018 / 25 Dzulhijah 1439 H.

Billahi fie sabililhaq

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tertanda

Ali Dzulfiqar S.M. Noorman

Presiden KJMI

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>