Bagikan ini:

" />
Published On: Rab, Sep 5th, 2018

Sutarmidji Pastikan Pendidikan Gratis di Tahun 2019

Share This
Tags

Pontianak, Cakrabuananews.com  – – Gubernur Kalbar Terpilih Sutarmidji, SH, M.Hum pastikan mulai tahun 2019 biaya pendidikan di kalbar akan di gratiskan. Program ini merupakan sebagai wujud realisasi saat dirinya berkampanye pada pemilihan kepala daerah beberapa waktu yang lalu.

“Tahun depan kita akan mulai menggratiskan biaya pendidikan sampai tingkat SMA/SMK negeri. Kita optimis akan membawa Kalbar baru lebih sejahtera dan masyarakatnya bisa menikmati semuanya,” ungkap Gubernur Kalbar Sutarmidji usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di istana negara, Jakarta, pada hari Rabu (5/9).

Selain pendidikan gratis, Sutarmidji juga akan memfokuskan kerjanya pada pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Menurutnya jika program teralisasikan dilakukan maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) akan terdongkrak naik.Kalau itu kita lakukan, IPM kita akan terdongkrak naik, tegasnya.

“Kita bersyukur pelantikan ini dipercepat karena sudah banyak hal yang harus kita kerjakan seperti pencegahan kebakaran lahan, angka kemiskinan yang begitu tinggi, IPM masih diurutan 29. Sehingga kita harus mempersiapkan untuk menyusun APBD 2019 supaya visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih bisa menjawab masalah yang ada di Kalbar,” tuturnya.

Kalbar wilayah yang sangat luas, satu setengah kali pulau Jawa sehingga program utama kita adalah pemekaran Kapuas Raya sekalipun ada moratorium pemekaran.

“Selain pendidikan, IPM di naikkan. Pemekaran Kapuas Raya juga kita prioritaskan sekalipun ada moratorium pemekaran. Saya optimis,” tandasnya.

Saat ditanyakan oleh awak media terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kalbar, Gubernur Kalbar periode 2013-2023 ini juga mempunyai program agar menekan karhutla yang sering terjadi setiap tahun.

“Untuk kebakaran lahan kalau kita menjalankan Instruksi Presiden dengan membangun sekat kanal dan sumur pompa, maka itu bisa mencegah kebakaran lahan. Gambut itu harus diguyur air begitu banyak. Kalau tidak diguyur banyak air maka ketika terjadi kebakaran maka asapnya semakin banyak,” tegasnya.

Lanjutnya kalau sekat kanal, dia tidak akan kebakaran sampai ke dalam karena kedalaman gambut di wilayah Kalbar mencapai 9 meter sehingga penanganannya harus betul-betul berkelanjutan.

“Jadi, jauh sebelum terjadi karhutla, kita sudah lakukan pencegahan,” kata Sutarmidji Gubernur Kalbar.

Kemudian topografi juga harus ada sehingga kalau terjadi karhutla, bisa ditentukan titik yang harus diguyur air. Selama ini tidak ada topografi yang berdampak tidak efisiennya penanganan kebakaran. Semasa ia menjabat Wali Kota Pontianak, sudah mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwa) terkait karhutla jika ada orang atau kelompok dengan sengaja membakar lahan, maka lahan itu tidak boleh digunakan selama lima tahun.

“Sedangkan kalau terbakar secara tidak sengaja, maka lahan itu tidak boleh digunakan selama tiga tahun lantaran pemilik lalai dalam menjaga lahannya. Itu salah satu produk aturan yang saya buat di kota Pontianak,” pungkasnya.

Sutarmidji yang pernah menjadi Wakil Wali Kota 4,5 tahun, kemudian sebagai Wali Kota hampir 10 tahun itu transparansi anggaran itu penting. Masyarakat harus tahu anggaran itu digunakan untuk apa saja dan masyarakat bisa ikut mengawasi juga anggaran tersebut baik itu e-Planning, e-Budgeting dan sebagainya harus digunakan.

“Jadi tidak ada lagi anggaran yang digunakan tidak terarah bahkan cenderung membuat-buat proyek yang sebetulnya tidak bermanfaat bagi percepatan kesejahteraan masyarakat. Saya tidak lakukan itu, dan kalau ada hambatan dalam pembahasan APBD, saya akan minta pendampingan KPK dalam pembahasan APBD itu,” tegasnya.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melantik H Sutarmidji, SH,  M.Hum dan Drs H Ria Norsan, MM, MH sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018 – 2023 di Istana Negara. Pada pelantikan periode ini, selain Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, juga dilantik 8 pasang Gubernur dan Wakil Gubernur hasil pilkada serentak beberapa waktu lalu.

Pelantikan ini berdasarkan petikan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 152/p, hingga 154/p dan Keppres 156/p pertanggal 29 Agustus 2018. Kemudian Keppres dengan nomor 159/p sampai dengan Keppres nomor 162/p tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan 2018-2023. (adz/delikkalbar)

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>