Bagikan ini:

" />
Published On: Sab, Sep 8th, 2018

Kasus Diduga Ijazah Aspal Oknum DPRD Kota Gunungsitoli, Penyidik Abaikan Surat Terkait

Share This
Tags

Gunungsitoli, Cakrabuananews.com –DPP GWI Pusat Morys Taosisi Giawa melakukan investigasi sejak tgl 15 Mei 2017 pertama mengecek PKBM Budaya yang dicantumkan dalam Ijazah Oknum DPRD kota Gunungsitoli, namun PKBM Budaya tersebut  ternyata fiktif alamatnya. Selanjutnya tgl 17 Mei 2017 meminta informasi kepada Plt Dirjend Bimas Kristen Kementerian Agama RI, tentang ada tidaknya ujian negara di STT Sunsugos Tahun 2013 program study PAK, Prof H Abrahmanan menegaskan dari tahun 2014 hingga tahun sebelumnya tidak ada ujian negara.

Dengan dasar itu DPC GWI Kep Nias menyampaikan pengaduan kepada Polres Nias tgl 27 Mei 2017. Mengapa  penyidik mengatakan tidak ada indikasi pidana sehingga tidak bisa dinaikkan ke penyidikan ? Pertanyaan lain, apakah penyidik sudah menyurati Dirjend Bimas Kristen sesuai pernyataan Dirjend agar penyidik menyurati kami, kalau belum ada kenapa penyidik berani memutuskan tidak terpenuhi bukti ?Apakah itu tidak melanggar kode etik penyidik ?

Terkait hal DPC GWI memohon kepada Kadiv Propam memproses laporan tersebut dan hingga sekarang penyidik belum melakukan serangkaian pelimpahan pengaduan ke Poldasu hingga Polres Nias,  bahkan yang terjadi kasus tersebut dihentikan penyidikan

Semua surat dari lembaga diabaikan oleh penyidik. Apakah terlapor kebal hukum atau ada apa di balik ini semua ?Seharusnya penyidik melakukan proses secara aturan UU no 20 Tahun 2003 tentang sistim pendidikan dan UU no 12 tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi.(adz/ http://nusantaranews86.com/)

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>