Bagikan ini:

" />
Published On: Sel, Sep 11th, 2018

RPPASP Pandeglang 2018 Sebesar Rp.188.307.442.929,84

Share This
Tags

Pandeglang, Cakrabuananews.com  — Rencana Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (RPPASP) Pemkab Pandeglang direncanakan sebesar Rp.188.307.442.929,84,- hal itu terungkap pada sidang paripurna DPRD Pandeglang bersama bupati dan para kepala organisasi perangkat daerah beserta unsur Muspida setempat yang digelar Selasa Malam(10/9-2018).Berdasarkan pidato yang disampaikan Ketua DPRD Pandeglang,H.Wawan Gunawan, RPPASP tersebut dimuat dalam nota kesepakatan antara bupati dan pimpinan DPRD,serta disusun atas dasar kebijakan umum perubahan APBD Pandeglang tahun anggaran 2018.

“pendapatan daerah Kabupaten Pandeglang pada ppas-perubahan tahun anggaran 2018 sebesar Rp.2.431.264.887.871,00. Belanja daerah sebesar Rp.2.619.572.330.800,84 sehingga pembiayaan daerah Kabupaten Pandeglang pada ppas-perubahan Tahun 2018 sebesar Rp.188.307.442.929,84″ujar Wawan Gunawan. Masih ungkap Wawan berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa anggaran belanja daerah lebih besar dari pada pendapatan daerah.Selanjutnya badan anggaran(bangar) memberikan saran-saran sebagai berikut, dari pembahasan yang telah dilakukan terhadap rancangan kebijakan umum perubahan APBD(RKUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD Pandeglang tahun 2018 sesuai dengan peraturan Mendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan Keuangan Daerah sebagai mana telah diubah dengan peraturan Mendagri nomor 59 Tahun 2007 tentang perubahan pertama dan Permendagri nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah dan peraturan Mendagri nomor 33 Tahun 2017 tentang penyusunan anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2018.

Dalam sidang paripurna tersebut seluruh fraksi-fraksi pada prinsipnya menerima dan menyetujui hasil pembahasan RKUA RPPASP Tahun 2018 dengan beberapa catatan.

Fraksi Partai Golkar  memberi masukan ,mengingat kondisi Silva yang defisit, fraksi Golkar meminta Pemkab Pandeglang merasionalisasi belanja organisasi perangkat daerah secara maksimal, agar tidak mengurangi belanja yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat pada bidang infrastruktur dan pelayanan kesehatan maupun pendidikan, serta setiap SKPD dapat meningkatkan kinerjanya seoptimal.mungkin.

Sementara fraksi PKS mencermati struktur keuangan daerah, dari data terlihat secara umum ada kenaikan walaupun didalamnya ada unsur yang berkurang. PKS mengapresiasi atas pendapatan pajak daerah yang mengalami kenaikan sebesar Rp.5.016.387.500 yang sebelumnya Rp.39.148.149.159,00 menjadi Rp.44.164.536.659,00 tetapi PKS mempertanyakan atas berkurangnya pad(pendapatan Asli Daerah) dari sektor restribusi dari sebelumnya sebesar Rp.20.750.842.153,00 menjadi Rpm18.700.573.220,00 sehingga terjadi penurunan sebesar Rp.2.048.268.933,00.  Akan tetapi PKS juga mencermati dari sejumlah postur anggaran tiap OPD (organisasi perangkat daerah) mengalami pengurangan, ternyata ada beberapa OPD yang ada kenaikan yaitu Dinas PU PR, sebelumnya Rp.167.775.245.851 dinaikan anggarannya menjadi Rp.197.370.983.199,38 mengalami kenaikan Rp.29.595.737.348,38 sehingga PKS berharap prioritas pembangunan yang merata berkeadilan.

Demikian juga Dinas Pendidikan total kenaikan anggarannya sebesar Rp.5.642.600.000. yakni sebelumnya Rp.203.701.339.400 menjadi Rp.209.343.939.400,00 semoga tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah. Kemudian Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan kenaikannya sebesar Rp.2.717.850.000 yang sebelumnya Rp.81.075.688.500 menjadi Rp.83.793.538.500 ada pembuatan rusunawa atau rumah susun warga khususnya yang berkaitan KTP Pandeglang, untuk menghindari perusakan lahan pertanian yang bisa mempengaruhi produktifitas hasil pertanian

Dengan adanya rusunawa semoga bisa mengurangi pemanfaatan lahan pertanian untuk perumahan.

Kenaikan anggaran juga terjadi pada Dinas Sosial  ada kenaikan sebesar Rp.1.016.813.000 yang sebelumnya sebesar Rp.4.394.972.000 menjadi Rp.5.411.785.000. PKS berharap Dinas ini bisa bergerak dengan semua elemen masyarakat tanpa kecuali untuk menuntaskan masalah-masalah sosial. (asep we)

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>