Bagikan ini:

" />
Published On: Kam, Sep 13th, 2018

Uni Eropa prihatin atas eksekusi massal di Mesir

Share This
Tags

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi (Foto File – Anadolu Agency)

Brussels, CakrabuanaNews.com  — Uni Eropa (UE) hari Senin (10/9) Selasa menyatakan keprihatinan mendalam atas keputusan eksekusi massal anggota Ikhwanul Muslimin di Mesir.

“Ada keraguan serius tentang hak terdakwa untuk pengadilan yang adil, sehubungan dengan eksekusi hukuman mati bagi 75 anggota Ikhwanul Muslimin oleh pengadilan di Mesir,” kata juru bicara Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Uni Eropa Maja Kojiancic dalam sebuah pernyataan.

“Selain itu, situasi dari kasus-kasus ini menimbulkan keraguan serius atas kepatuhan pada prosedur,” kata pernyataan itu.

“Kami berharap pihak berwenang Mesir menghormati Konstitusi Mesir dan kewajiban internasional,” tambahnya.

Mesir telah diguncang oleh kekerasan dan kekacauan sejak 2013, ketika Mohamed Morsi menggulingkan presiden terpilih pertama Mesir dantak lain dia adalah seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin, dan menjebloskannya dalam penjara.

Abdul Fattah al-Sisi menggulingkan dalam kudeta militer berdarah.

Dalam hampir lima tahun sejak penggulingan Mursi, pihak berwenang Mesir telah melakukan penindasan tanpa henti terhadap perbedaan pendapat, menewaskan ratusan dan menjebloskan ribuan orang — beberapa sumber lainnya mengatakan puluhan ribu– ke dalam penjara.

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>