Bagikan ini:

" />
Published On: Sen, Sep 17th, 2018

Afghanistan, Pakistan setuju bekerja sama demi perdamaian

Share This
Tags

Kabul, CakrabuanaNews.com  — Afghanistan dan Pakistan pada Sabtu setuju untuk mengadakan konferensi tripartit dengan China sebagai bagian dari proses perdamaian, kata seorang pejabat Sabtu

Sibghatullah Ahmadi, juru bicara Kementerian Luar Negeri, mengatakan kepada wartawan di Kabul bahwa kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan di antara para pejabat tinggi Afghanistan dan Menlu Pakistan,Shah Mehmood Qureshi.

Tanpa menentukan tanggal, juru bicara itu mengatakan pertemuan itu akan berlangsung “segera,” dan kedua belah pihak juga telah menyetujui upaya bersama untuk membawa Taliban ke meja perundingan, dan mengadakan konferensi para ulama.

“Pemerintahan baru di Pakistan tampaknya cenderung ke arah perdamaian dan stabilitas di Afghanistan dan kerja sama timbal balik”, tambahnya.

Qureshi mendarat di Kabul pada pagi hari pada perjalanan pertamanya ke luar negeri dalam sebuah langkah yang menandakan pentingnya Islamabad menempel ke Afghanistan.

Dia bertemu dengan presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani, pada sore hari di Arg (istana presiden).

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas keamanan, perdamaian dan stabilitas di kawasan itu, rencana aksi kontra-terorisme dan Afghanistan-Pakistan untuk Perdamaian dan Solidaritas, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Ghani.

Ghani menekankan pentingnya rencana tersebut ditindaklanjuti, mengatakan rencana itu komprehensif dan efektivitasnya akan diamati ketika itu dilaksanakan.

Pada 2015, Pakistan menjadi tuan rumah perundingan langsung perdana antara Taliban dan seorang anggota senior pemerintah Afghanistan, tetapi pengumuman kematian pemimpin tertinggi Taliban Mullah Omar mengakibatkan pembicaraan ini menemui jalan buntu.

Qureshi mengatakan kepada Geo News Pakistan pada hari Sabtu kedua negara memutuskan untuk memperkuat kontak dan melanjutkan proses rekonsiliasi ke depannya.

“Kami datang ke sini untuk perbaikan rakyat kedua negara dan kami harus menghadapi tantangan bersama,” tambahnya.

Taliban di Afghanistan menolak tawaran gencatan senjata kedua oleh pemerintah Ghani bulan lalu yang mendesak keluarnya pasukan asing dan pembicaraan langsung dengan AS. (adz/aa)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>