Bagikan ini:

" />
Published On: Kam, Sep 20th, 2018

Mahasiswa Indonesia Berkisah Jadi Korban Rasisme di Jerman

Share This
Tags

Mahasiswa asing di sebuah lembaga pendidikan di Jerman

Berlin, CakrabuanaNews.com  —  Rasisme terselubung terhadap warga asing di Jerman ternyata juga dirasakan oleh mahasiswa Indonesia. Di kanal media sosial milik Perhimpunan Pelajar Indonesia, mereka mengisahkan pengalaman pahit menjadi korban rasisme.

Sebagaimana dirilis Deutcshe Welle, gelombang xenofobia dan anti imigran yang sedang melanda Jerman ikut berimbas pada mahasiswa Indonesia.

Di sebuah kanal media sosial milik Perhimpunan Pelajar Indonesiqa di Jerman, sejumlah mahasiswa mengisahkan keluh kesah menjadi korban diskriminasi atau rasisme terselubung dalam kehidupan sehari-hari.

Seorang mahasiswi muslim misalnya berkisah mengalami perjumpaan tak sedap saat menumpangi tram di Jerman. “Duduk di tram di samping nenek-nenek, terus dia langsung geser tidak mau kesenggol sambil mengomel sendiri,” tulis pemilik akun Siska P. yang mengenakan jilbab tersebut. Pengalaman serupa ia alami saat sedang membayar di kasir sebuah supermarket.

Adapun WNI lain bernama Theresa M. mengaku mendapat makian kasar dari seorang ibu-ibu ketika sedang menyebrang jalan. Namun demikian rasisme tidak hanya dialami dari penduduk Jerman, melainkan juga imigran asing dari berbagai negara.

Beberapa mahasiswa Indonesia mengabarkan kerap disapa “Konnichiwa” atau “Ni Hao” karena disangka berasal dari Jepang atau Cina. Uniknya tidak sedikit pelaku diduga berasal dari Timur Tengah. (adz/dw)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>