Bagikan ini:

" />
Published On: Kam, Sep 20th, 2018

Pemerintah Usut Pencemaran Sungai Cileungsi

Share This
Tags

Bogor, CakrabuanaNews.com  —  Pemerintah tengah menyelidiki pencemaran air Sungai Cileungsi, Jawa Barat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian Lingkungan dan Kehutanan RI, Kemal Hamas mengatakan pihaknya tengah mengambil sampel air sungai dan menelusuri dari perusahaan mana sumber limbah tersebut berasal.

“Kita inventarisir industri atau kegiatan usaha apa saja yang beroperasi di sana,” ujar Kemal, Rabu, di Jakarta.

Jika betul terjadi pelanggaran izin, ujar Kemal, pemerintah akan memberikan sanksi administrasi. Berupa teguran tertulis, pembetulan infrastruktur Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), atau pembekuan izin usaha hingga perusahaan memenuhi persyaratan.

Jika sanksi itu tak juga membuat jera, menurut Kemal, pemerintah akan mencabut izin perusahaan tersebut, atau membawa kasus ini ke ranah perdata atau pidana.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan ada 54 industri di sepanjang Sungai Cileungsi.

“Umumnya industri itu belum punya izin air limbah, dan itu otoritasnya di Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata Siti.

Hasil penyelidikan sementara, ungkap Siti, pemerintah menduga ada perusahaan besar yang memasang pipa ilegal di bawah permukaan sungai untuk membuang limbah di bagian hulu.

Siti mengatakan sebetulnya Bupati Bogor telah menerapkan sanksi. Namun Siti juga meminta Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan untuk menyelidiki kasus tersebut.

Siti menuturkan jika penanganan pencemaran sungai menjadi prioritas nasional. Presiden RI Joko Widodo bahkan menginstruksikan langsung penanganan pencemaran Sungai Citarum, lewat Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2018.

Siti berpendapat, penanganan pencemaran Sungai Citarum dapat diperluas ke sungai sekitarnya, seperti Sungai Cileungsi, atau bahkan Sungai Ciliwung.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon melakukan inspeksi mendadak di salah satu lokasi sungai Cileungsi, Sabtu (1/9). Lokasi yang didatangi Fadli tepatnya di kawasan Curug Parigi, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Bogor.

Fadli mengaku terkejut saat melihat kondisi sungai Cileungsi yang menghitam dan mengeluarkan bau luar biasa menyengat. Warga di sekitar sungai Cileungsi pun beberapa kali menemukan ikan mati mengambang, diduga dampak limbah Industri  yang dibuang di aliran sungai. (adz/aa)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>