Bagikan ini:

" />
Published On: Jum, Sep 21st, 2018

Deden : PT. AHM agar patuh terhadap aturan yang berlaku

Share This
Tags

Karawang, CakrabuanaNews.com– Luar biasa PT AHM dengan gagah perkasa memanfaatkan, membludaknya usia produktif di Kabupaten Karawang dan beberapa daerah di Pulau Jawa.

“Ini modus Penjajahan Jepang Jilid 2, dengan menghadapkan Manager & Staf HRD yang nota bene anak Bangsa, dengan para tenaga kerja Bangsa kita juga, hanya dengan alasan tidak memperpanjang kontrak kerja,”ujar H Deden Darmansah Tokoh Masyarakat (mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat)/kepada awak Media, rabu 19/09/2018.

“Miris hati ini melihat begitu banyak Purna Karyawan yang kesulitan mencari kerja setelah putus kontrak dari PT. AHM (Astra  Honda motor).

Perusahaan bergengsi selevel PT AHM yang nota bene mencerminkan Bonafiditas Perusahaan PMA & PMDN, diduga turut mensiasati Undang undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“PT. AHM seenaknya saja menjajah kaum miskin pedesaan & perkotaan dengan hanya mempekerjakan Orang pribumi Cikampek Kabupate Karawang hanya 1 sampai dengan 2 tahun,”

Kemudian mereka memberhentikan karyawan dan mengangkat kembali karyawan hanya maksimal untuk 2 tahun.

“Padahal jelas dalam Undang undang dikatakan bahwa out sourching hanya berlaku untuk jenis pekerjaan Security, OB, Catering dan lain lain tidak pada pekerjaan pokok, tapi yg terjadi adalah PHK dengan alasan habis kontrak,” Kata Deden

Yang tidak habis pikirnya lagi Recruitmen ini didukung oleh Disnaker Pemkab Karawang, padahal seyogyanya Pemkab mengingatkan PT. AHM agar melakukan pengangkatan Karyawan sesuai kriteria yang dibutuhkan,

“hal ini adalah semata mata untuk mengurangi over head Perusahaan ketika harus melakukan pengangkatan karyawan tetap,”jelasnya

kepada pihak Disnakertrans Kabupaten Karawang harus berani bertindak, kepada perusahaan-perusahaan nakal yang tidak menjalankan Perda No 1 tahun 2011 tentang Ketanagakerjaan dan Undang-undang Ketenagakerjaan.

“Saya siap pertanggung jawabkan atas ucapan saya ini. Karena saya punya bukti dan fakta yang akurat adanya pemutusan kerja tanpa alasan jelas. Saya siap somasi perusahaan itu,” tegasnya.

Dia juga menyampaikan, saya besok akan gabung dalam aksi bersama para kades se-kecamatan Cikampek pada hari Kamis 20/09/2018.ini sangat keterlaluan, jelas sangat menyakiti warga Cikampek,” pungkasnya.

H Jusuf Kala yang meresmikan PT. AHM ini di Cikampek, tapi ternyata manajemen PT. AHM tidak mampu menjaga kewibawaan seorang Wapres dan malah melanggar Undang Undang dengan cara mensiasatinya.

“Warga Cikampek harus bangkit dari penjajahan ini, ini mencerminkan prilaku pembodohan dengan cara mensiasati Undang Undang, Cikampek bergerak ! Cikampek bergerak,” tutupnya. (adz/ journalnews)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>