Bagikan ini:

" />
Published On: Kam, Sep 27th, 2018

Ratusan pemukim Yahudi serbu Al-Aqsa, Ini Peringatan Mufti Palestina

Share This
Tags

Sebelumnya lebih dari 1.000 pemukim Israel memaksa masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa di bawah perlindungan polisi Israel.

Yerusalem, CakrabuanaNews.com —  Mufti besar Yerusalem memperingatkan rentan terjadinya perang agama setelah ratusan pemukim Yahudi menyerbu Masjid Al Aqsa. Menurut kantor berita resmi Wafa, Sheikh Mohamed Hussein, menilai penyerbuan oleh para pemukim Israel tidak akan mengubah pola Arab-Islam Yerusalem yang sudah ada.

“Namun seringnya serbuan ditakutkan akan memicu perang agama,” kata Hussein, Ahad (22/7).

Sebelumnya lebih dari seribu pemukim Yahudi pada Rabu memaksa masuk ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, menurut seorang pejabat Palestina.

“Lebih dari 380 pemukim dan polisi menyerbu kompleks masjid, di mana mereka melaksanakan ritual Talmudic,” kata direktur masjid, Omar Kiswani, kepada Anadolu Agency.

“Terbagi dalam kelompok-kelompok besar, para pemukim memaksa masuk ke kompleks melalui Gerbang Al-Mugharbah dan keluar melalui gerbang Al-Silsila,” katanya.

Menurut Kiswani, puluhan polisi Israel dikerahkan di Kota Tua Yerusalem dan di gerbang kompleks Al-Aqsa.

“Polisi membatasi masuknya jamaah Muslim Palestina ke masjid dengan menyita kartu identitas mereka di gerbang kompleks,” kata dia.

Sejak Jumat lalu, lebih dari 2.000 pemukim dan polisi Israel telah memasuki kompleks untuk memperingati hari raya Yahudi, Sukkot, selama sepekan yang akan berakhir hari Ahad.

Ketegangan telah meningkat di wilayah Palestina — termasuk Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada — sejak Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel awal tahun ini.

Bagi umat Muslim, Al-Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia. Sementara orang Yahudi merujuk daerah itu sebagai “Gunung Bait Suci”, mengklaim bahwa itu adalah tempat berdirinya dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Timur Tengah 1967. Mereka mencaplok seluruh kota pada 1980, mengklaimnya sebagai ibu kota negara Yahudi dalam gerakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (adz/aa)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>