Bagikan ini:

" />
Published On: Jum, Okt 5th, 2018

Pemerintah Terus Lakukan Pemulihan Pasca Gempa, Tsunami

Share This
Tags

Jakarta, CakrabuanaNews.com  —  Pemerintah melanjutkan upaya bantuan untuk keenam hari berturut-turut, menyusul gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,7 yang melanda Pulau Sulawesi, Jumat lalu.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban tewas akibat gempa dan tsunami telah meningkat menjadi 1.558, dan 113 hilang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Jumat, sebanyak 1.407 mayat telah dimakamkan di kuburan massal.

Sekitar 2.549 orang luka parah dan menerima perawatan di rumah sakit di dalam dan di luar kota Palu, BNPB menambahkan.

Sebanyak 66.238 rumah diperkirakan hancur, dan jumlah orang yang mengungsi telah naik menjadi 70.821, kata dia.

Pada hari keenam, pemerintah dan masyarakat berusaha memulihkan kondisi di daerah yang dilanda bencana.

Presiden Indonesia Joko Widodo, dalam rapat kabinet, mengumumkan prioritas dalam penanganan pasca gempa dan tsunami, termasuk pemrosesan evakuasi dan pencarian korban, perawatan medis dan bantuan, mempercepat pemulihan jaringan listrik, mempercepat pasokan bahan bakar, distribusi logistik dan makanan pokok. , mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi, dan mengoordinasikan bantuan asing.

Pemulihan telekomunikasi

Dalam upaya memulihkan jaringan telekomunikasi, STO (automatic telephone center) telah dipulihkan dengan menggunakan generator listrik. Jaringan utama Palu-Donggala dan Palu-Parigi-Manado juga telah diperbaiki.

Pemerintah Sulawesi tengah mengatakan 50,7 persen dari Central Transceiver Station (BTS) dari total 3.133 stasiun telah dipulihkan.

Sementara di Palu, 46 dari 203 telah ditemukan, sementara 126 BTS sedang dalam proses pemulihan. Semua BTS sedang dialiri listrik oleh baterai.

Sementara itu, telepon gratis dan layanan wi-fi tersedia di 11 titik, termasuk Makorem Palu, Bandara Mutiara, kantor walikota, kantor gubernur, Rumah Sakit Undata, badan manajemen bencana regional Donggala, dan Radio Republik Indonesia (RRI).

Kementerian Komunikasi dan Operator Telekomunikasi juga telah menyiapkan VSAT dan telepon satelit di sejumlah titik, terutama kantor-kantor pemerintah dan rumah sakit.

Pasokan bahan bakar di Palu sudah didukung oleh 41 stasiun pengisian bahan bakar bergerak.

Sebanyak 100 petugas SPBU telah didatangkan dari Makassar. Bahan bakar solar selama 22 hari dan bahan bakar premium selama tujuh hari tersedia.

Pada daya listrik, kapasitas pra-gempa 125 MW diperkirakan telah mengalami penurunan 30 persen dalam beban pasca gempa.

Selain sejumlah titik strategis perkotaan, lokasi bisnis juga mulai mulai berfungsi.

* Munira Abdelmenan Awel dan Satuk Bugra Kutlugun berkontribusi pada berita ini dari Ankara. (adz/aa)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>