Bagikan ini:

" />
Published On: Sab, Okt 13th, 2018

Indonesia Dan Jepang Tandatangani Kerjasama Hukum dan HAM

Share This
Tags

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Yasonna Laoly (kiri) menandatangani Memorandum Kerja Sama (MKS) bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Menteri Kehakiman Jepang Takashi Yamashita (kanan) di Tokyo pada 10 Oktober 2018.

Tokyo, CakrabuanaNews.com  —  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Laoly menandatangani Memorandum Kerja Sama (MKS) bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Kementerian Kehakiman Jepang.

Penandatangan dilakukan di sela-sela Sidang ke 57 Asian Africa Legal Consultative Organization (AALCO) yang berlangsung di Tokyo, 8 hingga 12 Oktober 2018.

Kedua Menteri berpendapat kerja sama ini dapat meningkatkan hubungan kerja sama di ke dua belah pihak di bidang hukum dan hak asasi manusia.

Bidang tersebut meliputi sistem dan operasi terkait imigrasi; penanganan terhadap warga binaan dan penanganan institusional; pengembangan sistim hukum di bidang perdata dan komersial; promosi dan perlindungan HAM serta kegiatan lainnya sesuai dengan kesepakatan  bersama.

Menteri Kehakiman Jepang Takashi Yamashita mengungkapkan MKS ini merupakan kali pertama bagi Kementerian Kehakiman Jepang.

Selepas melakukan  penandatanganan MKS, kedua menteri melakukan pertemuan bilateral guna membahas tindak lanjut dari MKS tersebut.

“Saya berharap di bawah kepemimpinan anda hubungan bilateral ini akan berkembang secara positif,” ujar Menteri Yasonna dalam rilisnya pada Sabtu, 13 Oktober 20.

Menteri Yasonna juga mengucapkan terima kasih atas bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Jepang atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala.

“Jepang selalu menjadi yang terdepan dalam memberikan bantuan kepada Indonesia,” ujar Menteri Yasonna.

Menteri Yasonna juga  berharap Indonesia dan Jepang dapat lebih mengintensifkannya melalui perjanjian Mutual legal Assistantce (MLA).

Menutup pertemuan, Menteri Yasonna mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, termasuk bantuan teknis yang diberikan JICA kepada Ditjen Kekayaan Intelektual (KI) dan Ditjen Peraturan Perundang Undangan (PP).

Indonesia mendukung kesuksesan Jepang sebagai tuan rumah Kongres PBB tentang Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana, yang akan diadakan di Kyoto pada tahun 2020 mendatang. (adz/aa)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>