Bagikan ini:

" />
Published On: Jum, Okt 26th, 2018

Jurnalis Jepang yang hilang di Suriah pulang ke negaranya

Share This
Tags

Jurnalis Jepang Jumpei Yasuda, yang secara ilegal memasuki Suriah dan kemudian diculik pada tahun 2015, dipindahkan ke wilayah Turki kemarin berkat kesuksesan operasi intelijen Turki.

Ankara, CakrabuanaNews.com  — Wartawan Jepang Jumpei Yasuda yang hilang di Suriah sejak 2015, pada Rabu terbang dari Turki dan tiba ibu kota Jepang Tokyo sehari setelahnya.

“Saya sangat senang telah bebas, tapi saya sedikit khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya dan apa yang harus saya lakukan,” kata Yasuda kepada televisi Jepang NHK selama penerbangannya ke Jepang.

Yasuda menjelaskan dia disiksa secara fisik maupun psikologis selama dia disandera. Dia mengungkapkan kondisinya seperti “neraka”.

“Saya disiksa di sel kecil dan selama 8 bulan mereka tidak mengizinkan saya untuk mandi,” kata dia.

Yasuda menuturkan bahwa semakin hari dirinya semakin kehilangan harapan untuk pulang ke rumahnya.

“Bahkan saya berpikir saya tidak akan bisa kembali ke rumah. Pikiran ini sangat merusak psikologi saya dan menyulitkan saya untuk mengendalikan diri,” ungkap dia.

Kepada televisi TBS Yasuda juga mengatakan bahwa dia tidak akan bisa selamat selama dia disandera, bahkan dia takut dibunuh dan berhadapan dengan rasa ketakutan yang tak ada akhirnya.

Yasuda warga Jepang berusia 44 tahun memasuki Suriah pada tahun 2015 secara ilegal dan disandera oleh organisasi teroris Al-Qaeda.

Pada Rabu seorang aparat keamaanan Turki mengidentifikasi seorang yang dibawa ke Turki dari Suriah sebagai Jumpei Yasuda, seorang wartawan Jepang yang hilang di Suriah pada 2015.

Gubernur Hatay Erdal Ata mengatakan Yasuda dibawa ke Turki pada Selasa oleh pasukan keamaanan dan badan intelijen Turki berkoordinasi dengan otoritas Jepang.

Kata Ata, wartawan tersebut tidak mempunyai tanda pengenal apa pun saat di bawa ke Turki.

Ata menjelaskan tidak ada operasi militer untuk menyelamatkan wartawan Jepang itu. Pembebasan murni dilakukan oleh aparat kepolisian dan intelijen.

Perdana Menteri Shinzo Abe menyampaikan terimakasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan via sambungan telepon atas penyelamatan tersebut. (adz/aa)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>