Bagikan ini:

" />
Published On: Rab, Nov 14th, 2018

Malaysia: Kerjasama perdagangan bebas ASEAN harus adil

Share This
Tags

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad

Singapura, CakrabuanaNews.com  —  Malaysia menegaskan bahwa kerja sama perdagangan bebas ASEAN dengan 6 negara mitranya dalam kerangka Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) harus adil tanpa ada dominasi dari siapapun.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan ASEAN Business and Investment Summit di Singapura, Selasa.

“Mitra dialog ASEAN harus bisa melengkapi ASEAN dan mengakui bahwa beberapa negara ASEAN akan memerlukan bantuan dan fleksibilitas dalam memenuhi aspirasi pasar yang lebih tinggi dari negara maju,” tegas Mahathir.

Sekitar 65 persen perdagangan ASEAN, menurut Mahathir, dilakukan dengan negara-negara RCEP.

Oleh karena itu, kata dia, negara-negara di kawasan Asia Tenggara harus bisa memanfaatkan hubungan perdagangan tingkat tinggi yang ada.

“Kita tidak boleh hanya menerima langkah-langkah perdagangan dan investasi yang mungkin tidak adil bagi negara-negara ASEAN dan integrasi ekonomi ASEAN,” dia menegaskan.

Mahathir menekankan RCEP harus juga memfasilitasi kepentingan UMKM, bukan hanya kepentingan perusahaan besar di wilayah tersebut, agar UMKM bisa bergerak menjadi perusahaan berukuran menengah dan besar.

Meski begitu, dia mengatakan penyelesaian negosiasi RCEP akan memvalidasi peran ASEAN dalam integrasi ekonomi di kawasan sebagaimana peran ASEAN dalam perdagangan global dan investasi.

RCEP menurut dia, akan melengkapi kerja sama ekonomi ASEAN dalam kerangka ASEAN Economic Community (AEC).

Dengan adanya AEC dan RCEP di ASEAN, dia menambahkan kedua kerja sama ekonomi tersebut akan memberikan contoh yang baik bagi kawasan lainnya di dunia untuk bergerak maju menuju integrasi yang inklusif dan dinamis di antara negara-negara anggotanya secara luas dalam level pengembangan yang berbeda.

“Tetapi tentu memerlukan aspirasi bersama untuk pengembangan yang kuat dan keterlibatan ekonomi yang lebih dalam antar negara-negara di dunia satu sama lain,” imbuh dia.

Mahathir juga mengatakan ASEAN perlu melanjutkan dan memperluas pasar melalui area perdagangan bebas dengan mitra dialog utamanya melalui RCEP.

Kerja sama ini menurut dia, akan membuat iklim berusaha di kawasan menjadi lebih mudah, cepat, dan murah.

“Melalui RCEP yang melibatkan 16 negara akan membawa manfaat tambahan baik untuk ASEAN dan juga 6 negara partnernya,” ungkap Mahathir.

Saat RCEP terealisasi, Mahathir mengatakan 10 negara anggota ASEAN dengan 6 negara mitranya antara lain Australia, Selandia Baru, India, Jepang, Korea Selata, dan China akan menjadi sebuah pasar yang sangat besar, mewakili setengah dari populasi global dan lebih dari 40 persen perdagangan global.

“Kawasan Asia Tenggara akan menjadi regional dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia,” ujar Mahathir.

ASEAN tambah dia, adalah kawasan yang penuh dengan peluang, diberkati secara geografis dengan sumber daya alam, dan diberkahi dengan orang-orang yang pekerja keras dan ulet.

“Mari kita manfaatkan kekuatan kita dan bekerja menuju tantangan global bukan sebagai sepuluh negara, tetapi sebagai satu kekuatan regional ASEAN,” ajak Mahathir. (adz/aa)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>