Published On: Sel, Sep 17th, 2019

Ekspor Indonesia Menurun 10 Persen Menjadi 14, 28 Miliar Dolar

Share This
Tags

Jakarta, Cakrabuananews – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Agustus sebesar 14,28 miliar dolar. Angka ini mengalami penurunan 7,60% dibandingkan bulan sebelumnya atau 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Nilai ekspor Agustus 2019 ini kalau dibandingkan Juli 2019 ada penurunan 7,60% dan bisa diketahui penurunan ekspor terjadi karena ada penurunan ekspor migas 45,48%,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019). Sebagaimana hasil pantauan Parstodayid dari Detik, Senin (16/9) seperti dikutip dari Pars News.

Pada Agustus Indonesia mengekspor migas menyumbang 0,88 miliar dolar. Sementara itu sektor nonmigas menyumbang ekspor sekitar 13,40 miliar dolar.

Secara tahunan, ekspor Indonesia sejak awal tahun telah mencapai 110,07 miliar dolar turun 8,28 persen jika dibandingkan tahun lalu sebesar 120,01 miliar dolar.

Sementara itu, ekspor utama Indonesia masih didominasi oleh Cina dengan komoditas utama bahan bakar mineral, lalu Amerika Serikat dengan komoditas utama pakaian jadi dan Jepang dengan komoditas utama bahan bakar mineral dan permata.

“Tantangan masih berat, negara-negara tujuan ekspor mengalami perlambatan ekonomi. Di sisi lain perang dagang masih berlangsung. Harga komoditas masih fluktuatif. Kalau kita lihat pergerakannya masih mirip dengan tahun sebelumnya,” tandasnya.

Namun, penurunan ekspor terbesar terjadi pada sektor migas secara bulanan dengan persentase 45,48% sedangkan secara tahunan 38,52% dengan nilai 880 juta dolar. Kemudian untuk kelompok industri pengolahan juga turun 2,40% secara bulanan dan 4,62% secara tahunan dengan nilai 11,24 miliar dolar.

Selanjutnya, kelompok pertambangan dan lainnya turun 9,46% secara bulanan dan 22,45% secara tahunan dengan nilai 1,82 miliar dolar. Kali ini, hanya sektor pertanian yang positif tumbuh 7,70% secara bulanan dan 12% tahunan dengan nilai 340 juta dolar.

“Tapi kontribusi pertanian baru sebesar 2,37%,” ujarnya.

Secara kumulatif atau sepanjang tahun ini, nilai ekspor Indonesia mencapai 110,07 miliar dolar. Angka ini juga mengalami penurunan 8,28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebagai informasi, pada Juni ekspor Indonesia tercatat turun 8,98% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 11,78 miliar dolar. Sementara di Juli 2019 ekspor Indonesia turun 5,12% dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya menjadi 15,45 miliar dolar. (adz/ pars news)


About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>