Published On: Kam, Sep 19th, 2019

Arab Saudi: Puing-puing senjata ‘membuktikan Iran berada di balik’ serangan kilang minyak

Share This
Tags
Juru bicara kementerian pertahanan Turki al-Malki menyajikan peta, foto, dan video dari serangan hari Sabtu

Riyadh, Cakrabuananews – Kementerian Pertahanan Arab Saudi menunjukkan yang mereka klaim sebagai puing-puing sisa pesawat nirawak dan rudal jelajah Iran dalam serangan terhadap dua fasilitas minyak Saudi akhir pekan lalu.

Kementerian Pertahanan Saudi memperlihatkan puing-puing dari pesawat tak berawak (UAV) dan rudal dalam jumpa pers.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Kolonel Turki al-Malki, mengatakan bukti menunjukkan serangan itu diluncurkan dari utara dan “tidak diragukan lagi disponsori oleh Iran”.

Namun, Malki mengatakan Saudi masih “berupaya untuk mengetahui dengan tepat titik peluncuran”.

Di antara puing-puing tersebut, terdapat benda yang disebut Kementerian Pertahanan Saudi sebagai sayap delta pesawat udara nirawak (UAV) milik Iran.

Malki mengatakan: “Data yang dipulihkan dari komputer [pada UAV] menunjukkan itu adalah milik Iran.”

Dia mengatakan bahwa 18 UAV melancarkan tembakan ke fasilitas minyak Abqaiq dan tujuh rudal jelajah telah diluncurkan ke kedua target.

Empat rudal jelajah menghantam ladang minyak Khurais dan tiga lainnya jatuh dekat Abqaiq.

Malki mengatakan bahwa rudal yang diluncurkan semuanya berasal dari arah utara.

Di antara puing-puing tersebut, terdapat benda yang disebut Kementerian Pertahanan Saudi sebagai sayap delta pesawat udara nirawak (UAV) milik Iran.

Malki mengatakan: “Data yang dipulihkan dari komputer [pada UAV] menunjukkan itu adalah milik Iran.”

Dia mengatakan bahwa 18 UAV melancarkan tembakan ke fasilitas minyak Abqaiq dan tujuh rudal jelajah telah diluncurkan ke kedua target. (adz/bbc news)

Empat rudal jelajah menghantam ladang minyak Khurais dan tiga lainnya jatuh dekat Abqaiq.

Malki mengatakan bahwa rudal yang diluncurkan semuanya berasal dari arah utara.

Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan sebanyak 18 pesawat nirawak (drone) dan tujuh rudal diluncurkan dari arah yang bukan berasal dari Yaman.

Iran berkali-kali membantah terlibat sekaligus memperingatkan bahwa mereka akan membalas serangan yang ditujukan kepada mereka. Namun, AS berkukuh dengan tuduhan bahwa Iran berada di balik serangan itu.

Sebelumnya, pemberontak Houthi di Yaman, yang didukung Iran, mengatakan mereka yang melancarkan serangan sebagai balasan atas serangan udara Arab Saudi.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyebut serangan pesawat nirawak dan rudal terhadap fasilitas minyak Arab Saudi pada Sabtu (14/09) merupakan aksi perang.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan AS memiliki “banyak pilihan” untuk meresponsnya.

“Ada opsi pamungkas, dan ada opsi yang jauh lebih sedikit dari itu,” katanya.

“Dan kita akan lihat. Kita berada dalam posisi yang sangat kuat.” (adz/bbc news)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>