Published On: Sel, Nov 19th, 2019

Hamas Menyatakan Perang Akan Berlanjut Sampai Israel Keluar Dari Palestina

Share This
Tags

Sumber berita Anadolu Agency sebagaimana dirilis cakrabuananews.com melaporkan, Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh mengucapkan belasungkawa kepada keluarga As-Sawarika yang kehilangan delapan anggotanya dalam serangan zionis Israel di Gaza.

Haniyeh bersama delegasi Hamas yang menyertainya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga tersebut saat berkunjung ke tenda takziyah yang didirikan di daerah Deir al-Balah.

Dalam pidatonya di sana, Ismail Haniyeh menekankan bahwa pihaknya pasti akan membalas dendam kepada para pelaku pertumpahan darah keluarga Palestina itu.

“Keberhasilan perlawanan Palestina harus diukur bukan dengan jumlah roket yang dilemparkan ke Israel atau kerusakan yang dilakukan pada musuh, tetapi dengan guncangan yang dialami musuh,” tutur dia.

Haniyeh mengugkapkan bahwa pertarungan babak pertama dengan Israel sudah berakhir, tetapi perang akan berlanjut sampai Israel dikeluarkan dari wilayah Palestina dan Masjid Al-Aqsa.

Dia mengatakan bahwa serangan yang menargetkan keluarga Palestina itu adalah bagian dari serangkaian pembantaian yang dilakukan oleh Israel.

“Ketika musuh Zionis gagal melakukan perhitungan, dan perlawanan Palestina dapat melumpuhkan kapasitasnya Israel, di saat itu mereka berusaha melakukan pembantaian seperti itu,” ungkap Haniyeh.

Haniyeh mengumumkan bahwa otoritas setempat sudah mengalokasikan tanah kepada keluarga Sawarika untuk membangun rumah baru.

Serangan Israel Ke Gaza Menyebabkan Kerugian USD3,1 juta

Sementara itu serangan zionis Israel terhadap Jalur Gaza baru-baru ini telah menyebabkan kerugian hampir USD 3,1 juta atau sekitar Rp 43,4 miliar di wilayah tersebut.

Dalam konferensi pers di Kementerian Informasi, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina di Jalur Gaza, Naji Sarhan memberikan informasi terkait kerusakan yang dialami wilayah itu setelah Israel melancarkan serangan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kerugian yang mencakupi bidang pertanian, ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur mencapai sekitar USD3,1 juta,” ungkap Sarhan.

Sarhan mengungkapkan sekitar 30 bangunan runtuh total dan 500 bangunan lainnya hancur sebagiannya akibat serangan Israel ke Gaza belakagan ini.

Dia mengatakan situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk pasca-serangan Israel itu.

Wakil Menteri Sarhan menuturkan pemerintah akan memberikan bantuan sebesar seribu dolar kepada setiap keluarga yang kehilangan rumah untuk bantuan darurat.

Pemerintah Palestina menyerukan negara-negara Arab dan masyarakat internasional untuk membantu keluarga Palestina yang terkena dampak serangan Israel baru-baru ini.

Situasi di Gaza memanas sejak Selasa lalu, yang mana serangan udara Israel menewaskan Bahaa Abu al-Atta, komandan kelompok perlawanan Jihad Islam, serta istrinya Asmaa Abu al-Atta (39).

Pertempuran antara Israel dan Jihad Islam selama dua hari telah menewaskan sedikitnya 34 warga Palestina, termasuk delapan anak-anak dan tiga wanita.

Sementara itu, lebih dari 111 orang terluka, termasuk 46 anak-anak dan 20 wanita.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>