Published On: Sel, Agu 4th, 2020

Najib menarik banding terhadap pemberhentian daftar saksi, pernyataan dalam kasus SRC

Share This
Tags
Eks PM Malaysia Nazib Rajak – Foto/Foto Reuters

Putrajaya, Cakrabuananews –  Datuk Seri Najib Tun Razak menarik bandingnya terhadap pemecatan Pengadilan Tinggi atas upayanya untuk diberikan daftar saksi yang diwawancarai oleh Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) dan pernyataan saksi selama penyelidikan di SRC International Sdn Kasus Bhd.

Pengadilan Banding tiga orang yang terdiri dari Hakim Datuk Seri Kamaludin Md Said, P. Ravinthran dan Datuk Nordin Hassan kemudian mengajukan banding.

Pengacara Najib, Nur Syahirah Hanipah memberi tahu pengadilan tentang penarikan banding.

Dia, bagaimanapun, meminta pengadilan untuk mencatat bahwa bekas perdana menteri memiliki hak untuk mengangkat masalah ini dalam banding substantifnya, menambahkan bahwa masalah tersebut telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Wakil jaksa penuntut umum Ad-hoc Datuk V. Sithambaram mengatakan dia tidak keberatan dengan permohonan penarikan itu dan juga tentang hak Najib untuk mengangkat masalah ini dalam banding substantifnya.

Pada 15 November tahun lalu, hakim Pengadilan Tinggi Mohd Nazlan Mohd Ghazali menolak permohonan Najib untuk mendapatkan daftar saksi dan pernyataan saksi untuk memungkinkannya mempersiapkan pembelaannya.

Najib, 67, telah mengajukan permohonan untuk daftar dan pernyataan saksi setelah ia diperintahkan oleh Pengadilan Tinggi pada 11 November tahun lalu untuk memasuki pembelaannya atas tujuh dakwaan yang berkaitan dengan penyelewengan RM42 juta dana SRC.

Pada 28 Juli tahun ini, Anggota Parlemen Pekan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda RM210 juta secara default lima tahun penjara setelah ia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tinggi atas tujuh dakwaan.

Dia mendapatkan penundaan eksekusi hukuman banding ke Pengadilan Banding.

Najib dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena pelanggaran yang terkait dengan penyalahgunaan kekuasaan, masing-masing 10 tahun penjara karena tiga pelanggaran pidana kepercayaan. Dia juga dihukum 10 tahun penjara karena masing-masing dari tiga tuduhan pencucian uang.

Pengadilan Tinggi, bagaimanapun, memerintahkan agar semua hukuman berjalan bersamaan.

Setelah proses pengadilan, Syahirah mengatakan kepada media bahwa mereka memperoleh izin pengadilan untuk meminta kehadiran Najib di Pengadilan Banding dikeluarkan.

Dia mengatakan proses hari ini hanya untuk penarikan banding dan Najib diharuskan menghadiri persidangan korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang sedang berlangsung di Pengadilan Tinggi di Kuala Lumpur. (bernama)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>