Published On: Rab, Agu 12th, 2020

Pemerintah Dan Majelis Nasional Kuwait Hampir Capai Kesepakan Mengurangi Ekspatriat

Share This
Tags
Ekspatriat menunggu dalam antrean untuk dites di pusat darurat, menyusul wabah virus corona, di Mishref, Kuwait 14 Maret 2020. (Reuters)
———————

Kuwait City, Cakrabuananews – Pemerintah Kuwait dan Majelis Nasional hampir menyetujui langkah-langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk memangkas jumlah ekspatriat negara sebanyak 360.000 pekerja, seperti dikutip Kuwait Times pada hari Senin.

Dilaporkan, pemerintah berencana untuk mendeportasi 120.000 pekerja ilegal dan 150.000 ekspatriat berusia di atas 60 yang termasuk karyawan, tanggungan atau mereka yang menderita penyakit kronis, outlet berita melaporkan mengutip seorang anggota komite pengembangan sumber daya kerja Majelis Osama al-Shaheen. Rencana tersebut juga termasuk mendeportasi 90.000 pekerja marjinal dan berpendidikan rendah.

Menteri Sosial Mariam al-Aqeel diminta untuk menyerahkan “jadwal pelaksanaan, seperti menetapkan jadwal yang tepat untuk lima tahun ke depan yang menunjukkan jumlah pemotongan setiap tahun,” kata anggota parlemen Khalil al-Saleh menurut Kuwait Times.

Dia juga mengatakan bahwa pemerintah seharusnya mengajukan undang-undang untuk melaksanakan rencana tersebut pada akhir pekan.

“Ini akan memungkinkan komite untuk menyelesaikan laporannya pekan depan dan menyerahkannya ke Majelis untuk pemungutan suara,” Kuwait Times melaporkan.

Data yang dibagikan dalam rencana pemerintah dilaporkan menunjukkan bahwa “Populasi Kuwait tumbuh 55 persen menjadi 1,33 juta antara 2005 dan akhir 2019, sementara ekspatriat tumbuh lebih dari 130 persen menjadi 3,08 juta pada periode yang sama.” (al arabiya/cakrabuananews/adz)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>