Published On: Kam, Agu 13th, 2020

Sanksi baru AS, bagian dari upaya untuk ‘mencekik’ warga Suriah, kata Assad

Share This
Tags
Presiden Suriah Bashar al-Assad berbicara kepada anggota Majelis Rakyat di Damaskus pada 12 Agustus 2020. (SANA via AFP)
————————–

Damaskus, Cakrabuananews – Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan pada hari Rabu bahwa sanksi baru AS merupakan tahap baru perang ekonomi melawan pemerintahnya dan merupakan bagian dari upaya lama Washington untuk “mencekik” standar hidup warga Suriah.

Dirilis dari Al Arabiya, dalam sebuah pernyataan, al-Assad menyalahkan sanksi, yang dikenal sebagai Undang-Undang Caesar, atas jatuhnya mata uang lokal ke rekor terendah baru, dengan aksi beli dolar oleh warga Suriah yang mengkhawatirkan situasi ekonomi mereka.

Sebelumnya, Bashar al-Assad telah menghentikan pidatonya di parlemen, mengatakan kepada legislator bahwa dia perlu “duduk sebentar” setelah mengalami penurunan tekanan darah.

Pria berusia 54 tahun itu setengah jam menjalani pidatonya pada hari Rabu ketika dia mulai tampak lelah, menyela dua kali untuk menghirup air dari gelas di depannya.

“Tekanan darah saya turun dan saya perlu minum air.”

Tak lama kemudian, dia berkata: “Saya perlu duduk sebentar jika Anda tidak keberatan,” sebelum keluar dari aula besar.

“Saya belum makan sejak kemarin sore. Saya tidak punya gula atau garam dan ini terjadi,” tambahnya.

Al-Assad berbicara dari podium kepada anggota parlemen yang mengenakan masker.

Al-Assad memberikan pidatonya pada kesempatan sidang parlemen pertama setelah pemilihan umum diadakan bulan lalu. Pemungutan suara itu adalah yang ketiga dilakukan di Suriah sejak perang yang menghancurkan negara itu dimulai pada 2011.

Konflik tersebut dimulai sebagai pemberontakan massal melawan pemerintahan al-Assad tetapi dengan cepat berubah menjadi perang saudara yang telah menewaskan ratusan ribu orang.

Pemilu itu juga bertepatan dengan krisis ekonomi terburuk di Suriah dan jatuhnya mata uang, yang telah menyeret lebih banyak penduduk negara itu ke dalam kemiskinan.

Al-Assad mengatakan sanksi baru AS yang menyapu merupakan tahap baru perang ekonomi melawan pemerintahnya dan merupakan bagian dari upaya lama Washington untuk “mencekik” standar hidup warga Suriah. (al arabiya/al jazeera/adz)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>