Published On: Sab, Sep 5th, 2020

PM Pakistan Menegaskan, Militer Mendukung Pemerintahannya

Share This
Tags

Islamabad, Cakrabuananews – Mengakui hubungan antara pemerintah dan militer Pakistan, Perdana Menteri Imran Khan menegaskan kembali bahwa angkatan bersenjata Pakistan mendukung pemerintah federal yang dipimpin PM Imran Khan.

“Sejujurnya, menurut saya ini adalah hubungan yang paling harmonis, kami memiliki koordinasi penuh, kami bekerja sama, militer sepenuhnya mendukung kebijakan demokrasi pemerintah,” katanya Imran Khan dalam wawancara eksklusif dengan saluran berita internasional, Kamis, sebagaimana dilansir Daily Times.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa pemerintah Pakistan dan angkatan bersenjata berada di jalan yang sama, termasuk menyangkut menyangkut kebijakan India atau kemajuan perdamaian di Afghanistan.

Menanggapi pertanyaan, dia mengatakan tidak ada batasan pada media di Pakistan, pemerintah percaya pada kebebasan berekspresi, menambahkan “propaganda terang-terangan” telah terjadi terhadap pemerintahnya. “Dalam dua tahun kekuasaan saya, beri tahu saya berapa banyak jurnalis yang diculik di Pakistan,” tanyanya. Imran mengatakan bahwa dia telah menghabiskan 20 tahun hidupnya di Inggris dan dia “tahu apa itu kebebasan berbicara”.

Perdana menteri mengatakan bahwa jika dia berada di Inggris dan media di sana mengkritiknya sedemikian rupa, pemerintahnya akan “menuntut ganti rugi jutaan dolar”. “Sayangnya, kami, pemerintah, dan para menteri yang merasa tidak terlindungi. Ini bukan media, “kata perdana menteri.

Perdana menteri menegaskan bahwa Arab Saudi akan selalu menjadi teman Pakistan meskipun ada kritik baru-baru ini terhadap Organisasi Negara Islam (OKI).

“Ya, kami ingin OKI memainkan peran yang lebih besar dalam masalah Kashmir. Namun, izinkan saya menjelaskan: Arab Saudi akan selalu menjadi teman Pakistan, ”tambahnya.

Menjawab pertanyaan mengenai kurangnya dukungan internasional pada masalah Kashmir, dia mengatakan bahwa Kashmir adalah wilayah yang disengketakan antara Pakistan dan India. “Pakistan telah mengangkat perselisihan yang masih ada di semua forum dan akan terus melakukannya,” dia meyakinkan.

Namun, dia memperingatkan bahwa jika konflik Kashmir meningkat dan jika itu pecah menjadi konflik antara India dan Pakistan, itu akan berdampak pada seluruh dunia. “Negara-negara tertentu tidak menanggapi karena khawatir dengan kepentingan komersialnya,” ujarnya.

Menanggapi normalisasi hubungan baru-baru ini antara Israel dan UEA, PM Imran dengan tegas mengatakan bahwa solusi sepihak apa pun tidak akan berhasil.

“Israel harus menyadari ini, jika mereka tidak membiarkan Palestina memiliki penyelesaian yang adil, masalah ini tidak akan pernah terselesaikan. Bahkan jika beberapa negara mengakui Israel, itu tidak akan mereda, “tambahnya.

Ketika ditanya tentang status China-Pakistan Economic Corridor (CPEC), PM Imran mengatakan hubungan Pakistan dengan sekutunya lebih baik dari sebelumnya. “Masa depan ekonomi Pakistan terkait dengan China,” tegasnya. (adz/cakrabuananews)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>