Published On: Rab, Sep 9th, 2020

Presiden Palestina melarang pernyataan ofensif terhadap para pemimpin Arab termasuk UEA

Share This
Tags
Presiden Palestina Mahmoud Abbas, File Reuters

Yerusalem, Cakrabuananews – Presiden Palestina Mahmoud Abbas melarang pernyataan atau tindakan ofensif apa pun terhadap para pemimpin Arab, termasuk para pemimpin UEA, kata juru bicara kepresidenan Nabil Abu Rudeineh pada hari Selasa.

Juru bicara itu juga menekankan ketajaman Palestina dalam melindungi hubungan persaudaraan dengan semua negara Arab atas dasar saling menghormati, kantor berita Palestina WAFA melaporkan.

Abu Rudeineh menambahkan bahwa negara-negara Arab harus mematuhi Inisiatif Perdamaian Arab tahun 2002.

UEA dan Israel mengumumkan pada 13 Agustus bahwa mereka akan menormalisasi hubungan diplomatik dalam kesepakatan bersejarah yang ditengahi AS.

Palestina mengklaim tanah yang diduduki oleh rejim zionis Israel sejak perang Timur Tengah 1967, dengan Yerusalem Timur, juga direbut oleh Israel, sebagai ibu kota mereka. Israel menganggap Yerusalem sebagai ibu kotanya yang abadi dan tak terpisahkan.

Israel setuju sebagai bagian dari kesepakatan dengan UEA untuk menangguhkan rencana untuk mencaplok sebagian wilayah pendudukan, tetapi Palestina mengatakan mereka membutakan pengumuman tersebut dan menolaknya, menyebutnya sebagai “pengkhianatan.”

Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk (GCC) Nayef al-Hajraf meminta kepemimpinan Palestina, termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas, untuk meminta maaf atas “bahasa penghasutan dan ancaman yang tidak bertanggung jawab” terhadap negara-negara Teluk yang digunakan oleh beberapa faksi Palestina ‘pemimpin selama pertemuan pada 3 September. (adz/cakrabuananews/al arabiya)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>