Published On: Rab, Sep 2nd, 2020

Jokowi berjanji BI akan tetap independen

Share This
Tags

Jakartaq, Cakrabuananews – Presiden  Joko Widodo “Jokowi” berjanji pada hari Selasa bahwa Bank Indonesia selaku bank sentral negara akan tetap independen, sehari setelah panel ahli yang menasihati DPR  merekomendasikan agar menteri pemerintah diberikan hak suara pada pertemuan kebijakan.

Dalam proposal yang bisa menjadi goncangan terbesar otoritas moneter dalam dua dekade, panel juga menyarankan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja ditambahkan ke mandat Bank Indonesia (BI) di antara amandemen lain undang-undang bank sentral Indonesia.

Para analis telah memperingatkan bahwa proposal tersebut dapat menimbulkan pertanyaan tentang kemandirian BI dan rekam jejak Indonesia dalam pembuatan kebijakan ekonomi makro yang hati-hati, meskipun beberapa juga mengatakan reformasi diperlukan untuk memastikan BI dapat menghadapi tantangan baru dan mendukung ekonomi terbesar di Asia Tenggara selama pandemi.

Jokowi mengatakan kepada koresponden asing bahwa bank sentral akan tetap independen, ketika ditanya tentang rekomendasi, menambahkan dia tidak berencana mengeluarkan keputusan darurat untuk mengubah peran BI.

Panel juga merekomendasikan kepada parlemen BI untuk diizinkan membeli obligasi pemerintah di pasar perdana dan membeli obligasi tanpa bunga dalam kondisi ekonomi tertentu.

BI saat ini diperbolehkan melakukan operasi tersebut hanya untuk menanggapi pandemi virus corona.

Bank sentral telah berjanji untuk membeli obligasi pemerintah senilai US $ 28 miliar, sambil melepaskan pembayaran bunga tahun ini, tetapi para pejabat menekankan bahwa kebijakan tersebut hanya akan dilakukan satu kali di tengah kekhawatiran tentang inflasi.

Ketika ditanya apakah yang disebut skema “pembagian beban” akan dilanjutkan, Jokowi mengatakan, “Jika pertumbuhan ekonomi kita mencapai 4,5 persen-5,5 persen (tahun depan), mungkin tidak pada 2022”, sebagaimana dikutip The Jakarta Post.

Presiden mengatakan akan puas meskipun Indonesia terus mencatat pertumbuhan negatif pada kuartal ketiga selama pulih dari kontraksi 5,32 persen pada kuartal kedua.

Ia tidak meramalkan pertumbuhan tahun 2020, namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan PDB akan berada pada kisaran -1,1 persen hingga 0,2 persen. (adz/calrabuananews)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>