Published On: Sab, Apr 17th, 2021

Hutang luar negeri Indonesia naik jadi USD422,6 miliar

Share This
Tags


Jakarta, Hutang luar negeri Indonesia pada Februari tercatat sebesar USD422,6 miliar, naik 4 persen secara tahunan dan naik dibanding bulan sebelumnya yang hanya tumbuh 2,7 persen, ujar Bank Indonesia, Jumat.

Menurut Bank Indonesia (BI) kenaikan terjadi pada utang pemerintah maupun swasta.

Secara tahunan, utang pemerintah tumbuh 4,6 persen, lebih tinggi dibanding saat Januari dengan pertumbuhan 2,8 persen.

“Kenaikan utang ini seiring dengan upaya penanganan dampak pandemi Covid-19 sejak 2020 dan akselerasi vaksinasi serta perlindungan sosial pada triwulan pertama,” ujar BI.

Menurut BI pemerintah tetap berhati-hati dan terukur dalam mengelola utang ini.

Pemerintah mengutamakan pengadaan utang dengan tenor menengah-panjang, serta melakukan pengelolaan portofolio secara aktif untuk mengendalikan biaya dan risiko utang.

“Relatif aman dan terkendali karena hampir seluruhnya merupakan utang jangka panjang hingga 99,9 persen dari total utang pemerintah,” ujar BI.

Sementara utang swasta juga tumbuh 3,4 persen secara tahunan, lebih tinggi dibanding bulan lalu yang tumbuh 2,5 persen.

Pertumbuhan ini didorong kenaikan utang perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK) sebesar 5,9 persen dan penerbitan global bond korporasi di sektor pertambangan.

Dengan demikian menurut BI rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tetap ada pada kisaran 39,7 persen.

Angka ini relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 39,6 persen. (adz/anadolu)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>