Published On: Kam, Sep 16th, 2021

Taliban Serukan Transaksi Mata Uang Lokal

Share This
Tags

Kabul, cakrabuananerws – Bank sentral Afghanistan pada Rabu (15/9/2021)mengatakan bahwa pemerntah Taliban telah menyita uang tunai senilai US$12 juta (sekitar Rp 170 miliar) dan emas dari rumah eks pejabat pemerintah, dan menyerukan agar semua transaksi dilakukan dalam mata uanglokal.

Sebagian besar pegawai pemerintah belum kembali bekerja, dan dalam banyak kasus gaji belum dibayarkan selama berbulan-bulan, membuat jutaan orang berebut untuk memenuhi kebutuhan.

Bahkan mereka yang memiliki uang di bank sedang berjuang, karena cabang membatasi penarikan hingga setara dengan US$ 200 (sekitar Rp 2,8 juta) sepekan, dengan konsumen harus mengantre berjam-jam.

Dan sementara pengiriman uang telah dilanjutkan dari luar negeri, pelanggan yang menunggu dana di jaringan internasional seperti Western Union dan MoneyGram mengeluh pada hari Rabu bahwa kantor cabang yang mereka kunjungi kehabisan uang tunai.

“Semua warga Afghanistan di pemerintahan dan organisasi non-pemerintah diminta untuk menggunakan afghani dalam kontrak dan transaksi ekonomi mereka,” kata bank dalam sebuah pernyataan Rabu.

Bank tersebut kemudian mengeluarkan pernyataan lain yang mengatakan para pejuang Taliban telah menyerahkan uang tunai dan emas senilai US$ 12,3 juta dan emas yang disita dari rumah-rumah pejabat dari bekas pemerintah, sebagian besar ditemukan di rumah bekas wakil presiden Amrullah Saleh.

“Uang yang diperoleh berasal dari pejabat tinggi … dan sejumlah badan keamanan nasional yang menyimpan uang tunai dan emas di rumah mereka,” kata pernyataan itu

“Namun, masih belum diketahui untuk tujuan apa mereka (eks pejabat) simpan”. (cakrabuananews/adz)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>