Published On: Sen, Okt 4th, 2021

Pelantikan Simpay Seuweu Siwi Siliwangi (S4) Kota Pontianak

Share This
Tags

Pontianak, Cakrabuananews – Simpay seuweu Siwi Siliwang atau S4 pertama kali berdiri di Kalimatan Barat pada tahun 1959 oleh Raden Djaenal Asikin Joedadibrata yangRaden Djenal Asikin Joedadibrata ketika itu menabat sebagai pelaksana tugas III gubernur Kalimantan Barati  periode 1958-1960. Sebelumnya Ia pernah menjabat Bupati pertama Sambas, Kalimantan Barat.

Raden Djenal Asikin Joedadibrata mendirikan S4 di Pontianak, bersama tokoh – tokoh pendatang dari sunda, pada waktu itu rata- rata bertugas sebagai TNI dan Polri.

Didirikannya paguyuban S4 ini berawal dari sering terjadi pertemuan antara gubernur dengan beberapa warga TNI dan Polri, sehingga dia pada saat berbicara dengan mereka, serasa dikampung halaman Tatar Sunda, Demi mengobati rasa rindu ke kampung halaman, dia sering mengadakan pertemuan dengan anggota TNI dan POLRI yang berasal dari Tatar Sunda sebagai pengobat rindu kampung halaman. 

Beranjak dari hal tersebut, Raden Djenal Asikin Joedadibrata tergerak untuk mencari saudara seperantauan di Kalbar.  Ternyata banyak pedagang di Kalbar pada jaman itu yang berasal dari sunda akhirnya membentuk paguban sunda dengan kata Simpay Seuweu Siliwangi (S4).

Sampai saat ini S4 menjadi organisasi Sunda yang memiliki cabang organisasi di setiap daerah di Kalbar.

Pada kesempatan ini, berlangsung acara pelantikan pengurus S4 kota Pontianak. Acara pelantikan pengurus tersebut diadakan pada 3 September 2021 berlangsung di Hotel Borneo Sky Pontianak. Turut hadi dalam acara ini walikota Pontianak, Ir. Edi Rusdi Kamtono, MM, MT,.

Edi Kamtono mengapresiasi acara ini dan berharap acara seperti ini terus dilaksanakan untuk menjalin silaturahmi antar orang Sunda Kalimantan Barat yang hadi dalam acara tesebut yang tidak kurang dari 500 orang.

Dirinya pun mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus S4 koata Pontianak Kalimantan Barat. Sekaligus Ia mengingatkan untuk mengikuti aturan pemerintah di tengah situasi PPKM di Kalbar untuk selalu menggunakan Masker dalam setiap aktivitas dan kegiatan, dan S4 hendaknya akti mengarahkan masyarakat untuk vaksinasi covid-19.

Apabila diartikan, Simpay Seuweu Siwi Siliwangi berarti perkumpulan masyarakat Sunda  Kalimantan Barat yang berasal keturunan Sunda Prabu Siliwangi.

Ratusan masyarakat S4 dari Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat menghadiri acara ini.

Turut hadir pula, Ketua S4 Kalimantan Barat Dede Suratman, dalam sambutannya Ia mengatakan, “Alhamdulillah kegiatan ini sanat sukses.Acara ini dihadiri walikota Pontianak, Kepalades Banpol dan ketua PMP kota. Selain itu juga dihadiri oleh wakil dari Istana Kadariyah, ketua paguyuban se-kalbar, dan juga dihadiri oleh komunitas-komunitas seperi Viking, Koviko, Cikago dain lainnya.”

“Anggota S4 keseluruhan berdasarkan data sekitar 200 sampai 600 ribu warga Sunda yang di 21 kota/ kabupaten di Kalimantan Barat, imbuhnya.

Ia melanjukan, “dari sisi agama warga keturunan Sunda banyak yang punya pesantren di Kalbar ini. Ini merupakan kepedulian meskipun santrinya bukan hanya orang Jawa Barat,” tambahnya.

“Kepedulian dari sektor kesenian, kita ketahui bahwa Jawa Barat ini sangat unggul dalam bidang kesenian,”punkasnya.

Acara ini ditutup dengan hiburan dari padepokan pencak silat di bawah S4 Kalimantan Barat, Selain Tari Jaipong, dan degung.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>